AgriProFocus Indonesia

Making Agribusiness Work for Development

Jaringan AgriProFocus adalah jaringan multi stakeholder internasional berakar di Belanda yang merepresentasikan petani wirausahawan, perusahaan dan unit bisnis, pemerintahan, institusi pengetahuan dan lembaga pendidikan, serta organisasi masyarakat sipil di sektor pertanian pangan.

Kami aktif di 13 negara Afrika dan Asia Tenggara dengan lebih dari 22.000 kontak para profesional di bidang agribisnis di seluruh dunia. Kami jaringan untuk wirausahawan inovatif di rantai nilai pertanian yang dapat menghubungkan secara efektif agribisnis dan pembangunan.

Yang kami tawarkan:

Saling Hubung

  • Ruang bagi pembuat perubahan memamerkan portofolio
  • Peta jaringan tentang tren spesifik, isu-isu, dan topik yang diidentifikasi oleh anggota dan donor
  • Acara dan kegiatan matchmaking yang menghubungkan jaringan dengan bisnis
  • Platform online dengan profil anggota dan database sumberdaya
  • Koalisi dan kemitraan anggota berdasarkan kesempatan yang teridentifiksi

Pembelajaran

  • Memonitor Pembangunan Agribisnis
  • Newsletter
  • Lab Inovasi
  • Sistem pemetaan dan analisis gap (celah persoalan, jurang perbedaan, dll)

Kepemimpinan

  • Mengidentifikasi kebuntuan dan analisis bersama tentang apa yang berhasil dan tidak
  • Lab Inovasi yang mendorong perubahan tantangan utama pertanian melalui workshop reflektif dan perencanaan skenario
  • Meletakkan kebuntuan yang teridentifikasi dan kesempatan pada agenda (inter)nasional yang relevan
  • Policy Brief
  • Pertemuan kepemimpinan tahunan
  • Kampanye bersama

Tim yang berdedikasi (lihat Who to Contact) mendukung jaringan dan siap menghubungkanmu dengan 25,000 wirausahawan di sektor agribisnis dari seluruh dunia. Kami bisa membantumu dengan informasi, kontak, dan membangun hubungan dengan unit bisnis and organisasi (inter)nasional dalam jaringan kami.

Jika kamu punya pertanyaan silakan kontak : indonesia@agriprofocus.com

Alamat: Jalan Kemang Selatan XII No.1, Jakarta Selatan, Indonesia

Silakan baca factsheet kami di sini

----------------------------------------------------------------------------------------

The AgriProFocus network is an international multi-stakeholder network with Dutch roots representing entrepreneurial farmers, private sector enterprises, governments, knowledge institutions and civil society organisations in the agrifood sector.

We are active in 13 countries in Africa and South East Asia, and link 22.000 agribusiness professionals worldwide. We are the go-to network for innovative entrepreneurs in agricultural value chains, that effectively link agribusiness and development.

We offer:

Linking:

  • Change makers showcase portfolio
  • Network maps on specific trends, issues, topics identified by members or donors
  • Business 2 Network matchmaking events and activities
  • Online platform with member profiles and resource databases
  • Member coalitions and member partnerships around identified opportunities

Learning:

  • Agribusiness Development Monitor
  • Newsletters
  • Innovation Labs
  • System mapping and gap analysis
  • Masterclasses on multi-stakeholder cooperation & system thinking

Leadership:

  • Bottleneck identification and joint analysis of what works and doesn’t work
  • Change Labs on key challenges, with reflection workshops, and scenario planning
  • Putting identified bottlenecks and opportunities on relevant (inter)national agenda’s
  • Policy Briefs
  • Annual Leadership Summit
  • Joint Campaigns

A dedicated team (see Who to Contact) supports the network and is ready to connect you to 25,000 entrepreneurial people from the agribusiness sector worldwide.We can help you with information, contacts and establish links with (inter)national businesses and organisations in our networks.

If you have any questions, please contact us through: indonesia@agriprofocus.com

Address: Jalan Kemang Selatan XII No.1, South Jakarta, Indonesia

Our factsheet can be found here


Posted By in AgriProFocus Rwanda
Posted 1 day 46 min ago

Australian Centre for International Agricultural Research — Grants for Conferences, Workshops, Seminars, and Field Days

Deadline: 01 October 2017

ACIAR offers sponsorship assistance to individuals wishing to attend a conference, seminar, workshop or field day that directly benefits agricultural research for development. ACIAR also supports organisations seeking sponsorships for this same objective. The priority is for events and sponsorships in ACIAR partner countries and related to ACIAR projects. However, direct involvement in an ACIAR project is not a prerequisite to apply for funding. The application deadlines are the first Wednesday of April and the last Wednesday of October in each calendar year. Link

Posted By in AgriProFocus Indonesia
Posted 1 day 10 hours ago

Pengaruh Signifikan Pemijatan Kelenjar Susu Sapi Perah pada Hasil Produksi Susu Segar

Untuk menghasilkan susu yang berkualitas bagus, banyak jumlahnya, sekaligus menjaga kesehatan kelenjar susu sapi perah, diperlukan manajemen pemerahan yang baik. Mengaplikasikan pijatan di kelenjar susu sapi perah sebelum pemerahan dapat menstimulasi kelenjar pituitari melepaskan oksitosin atau hormon kebahagiaan. Oksitosin memicu kontraksi sel miopitel alveoli yang membuat air susu keluar. Silakan baca hasil penelitian di bawah ini untuk informasi lebih lengkap.

---

Significant Influence of Mammae Hand Massage on Milk Yield in Dairy Cattle

To produce good quality and large quantity milk and to keep the mammae healthy, it is necessary to have a good milking management. By applying massage to the mammae of the dairy cattle before the milking can stimulate the pituitary to release the oxytocin or the “happy hormone” which serves the contraction of myoepithel cells lining the alveoli and will relea

... Read more

Posted By in AgriProFocus Indonesia
Posted 1 day 11 hours ago

Tampilan Reproduksi Sapi Perah Pada Berbagai Paritas di Desa Kemiri Kecamatan Jabung Kabupaten Malang

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi keberhasilan Inseminasi Buatan yaitu Days Open (DO), service per conception (S/C), Calving Interval (CI) dan untuk mengetahui apakah ada perbedaan dalam kinerja reproduksi sapi perah di paritas yang berbeda di Desa Kemiri, Kecamatan Jabung Kabupaten Malang. Metode penelitian ini adalah studi kasus. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah data seratus susu sapi betina memiliki setidaknya dua kali untuk partus atau dikenal sebagai CI. Sampel dipilih secara acak. Analisis deskriptif digunakan untuk menentukan deviasi rata-rata dan standar DO, S / C dan CI dan menggunakan metode Kruskall Wallis dengan analisis Chi Square untuk membandingkan penampilan reproduksi pada berbagai paritas berdasarkan DO, S / C dan CI. Rata-rata dari DO, S / C dan CI masing-masing adalah 202,45 ± 165,84 hari, 2,93 ± 1,73, dan 461,74 ± 152,37 har

... Read more
jan
25

Opportunities for Women's Economic empowerment

Event posted by in AgriProFocus Netherlands
  25 January 2017, 09:30-10:30
  Online webinar

SEEP webinar Beyond Production: Innovation and Opportunity for Women's Economic Empowerment in Agricultural Market Systems

Women living in poverty occupy a large and growing role in agricultural production in developing countries, leading many development practitioners to focus interventions targeting women on production-related activities where scale can more easily be achieved. However, with the spread of the market systemsdevelopment approach, practitioners are identifying innovative ways to address market constraints and catalyze women’s economic empowerment through new entry points. Examples include interventions that promote roles for women as traders and intermediaries, as key providers of extension or veterinary services, or in marketing and retail sales.

This webinar follows the recent publication of a BRIEF supported by the Leveraging Economic Opportunities (LEO) project, which seeks to enhance USAID programs, projects, and activities focused on creating inclusive market syst

... Read more


Posted By in AgriProFocus Indonesia
Posted 4 days 7 hours ago

Karakter Fisik Pakan Padat Sempurna untuk Sapi Perah

Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi karakter fisik pakan padat sempurna (dipres) berbentuk kubus, silinder, dan bola. Kajian ini dilakukan untuk mendapatkan pakan sapi perah yang bisa dibuat secara komersil. Evaluasi dilakukan dengan tes fisik: ukuran, kekerasan, dan sifat higroskopis dari pakan padat sempurna ini. Hasil riset menunjukkan bahwa ukuran pakan padat berbentuk kubus, silinder, dan bola antara 0.20 sampai 0.48 liter/kg; kekerasan pakan padat berbentuk kubus, silinder, dan bola antara 3 – 14 lbs; dan faktor higroskopik dari semua bentuk pakan padat antara 1.10% sampai 9.69%. Karakteristik fisik pakan padat berbentuk kubus dan silinder lebih baik daripada bentuk bola.

---

Physical Characteristics of Pressed Complete Feed for Dairy Cattle

The study was aimed to evaluate the physical characteristics of the pressed complete feed in the forms of cube, cylinder and ball. The study was conducted to get a complete feed of d

... Read more

Posted By in AgriProFocus Indonesia
Posted 4 days 7 hours ago

Kajian Keberlanjutan Peternak Sapi Perah dengan Sistem Agroforestri: Studi Kasus di Lembang, Provinsi Jawa Barat, Indonesia

Usaha eternakan sapi perah berperan penting dalam memenuhi kebutuhan nutrisi manusia. Perkembangan peternakan sapi perah di pulau Jawa akan menghadapi persoalan serius menyangkut kelangkaan pakan sapi perah. Saat ini, peternak melakukan banyak upaya untuk memncukupi kebutuhan pakan sapi perah, salah satunya melalui sistem agroforestri. Manajemen yang baik sangat dibutuhkan dalam sistem agriforestri untuk meningkatkan produksi pakan. Lebih lanjut, infromasi tentang sistem agriforestri yang potensial perlu dibuka lebih luas. Riset ini dilakukan untuk mengeksplorasi potensi sistem agroforestri menjawab tantangan keberlanjutan peternak sapi perah skala kecil. Observasi sistem agroforestry dilakukan di Lembang (Jawa Barat). Beberapa area/plot telah dirancang di Jawa Barat dan sebanyak 78 peternak telah berpartisipasi.

Baca artikel engkap di: http://repository.ipb.ac

... Read more

Posted By in AgriProFocus Netherlands
Posted 4 days 23 hours ago

IFC and agribusiness in a changing environment

IFC event on GAFSP and climate smart agriculture, The Hague, Netherlands – 28 October 2016

Organized by IUCN NL and RVO, in partnership with IFC.

RVO and IUCN NL organized together with the International Finance Corporation (IFC) on 28 October a one-day event in The Hague in the framework of the World Bank Group-Netherlands strategic partnership ‘Food for All’. The event convened more than 80 professionals in the private sector, knowledge institutions, NGOs and policy makers engaged in agribusiness in developing countries.

IFC, the private sector arm of the World Bank Group, invests heavily in agribusiness in developing countries and emerging markets, and therefore has a great interest in exchanging experiences on investment opportunities, climate smart technologies and challenges in value chain operations. The main objective of the event was that both private sector and IFC bring current and upcoming activities and challe

... Read more

Posted By in AgriProFocus Indonesia
Posted 1 week 6 hours ago

Sejahtera Dengan Budidaya Daun Bawang


Gowa, Villagerspost.com – Daun bawang atau bahasa latinnya Allium fistulosum adalah jenis sayur yang menjadi tanaman andalan para petani yang ada di desa Kanreapia, Kecamatan Tombolo Pao, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Daun bawang adalah sayuran hijau berbentuk tangkai yang memiliki rasa bawang yang ringan.

Sayuran ini bisa dikonsumsi mentah, tapi umumnya digunakan untuk bahan masakan. Dari mayoritas petani Desa Kanreapia mereka adalah petani daun bawang, dari cara budidaya yang sederhana dan biaya yang rendah mampu menghasilkan omzet hingga puluhan juta rupiah satu kali panen.

Salah satu petani yang membudidayakan daun bawang di Kanreapia adalah Daeng Abu. Abu mengatakan, dia telah lama melihat potensi daun bawang dan memutuskan untuk membudidayakannya. “Karena dibandingkan sayuran yang lain, daun bawang hanya membutuhkan perlakuan yang sederhana, sekali tanam panen berkali–kali,” kata Abu kepada Villagerspost.com, Senin (2/1).

Abu me

... Read more

Posted By in Gender in Value Chains
Posted 1 week 22 hours ago

SEEP webinar: Beyond Production: Innovation and Opportunity for Women's Economic Empowerment in Agricultural Market Systems

Women living in poverty occupy a large and growing role in agricultural production in developing countries, leading many development practitioners to focus interventions targeting women on production-related activities where scale can more easily be achieved. However, with the spread of the market systems development approach, practitioners are identifying innovative ways to address market constraints and catalyze women’s economic empowerment through new entry points. Examples include interventions that promote roles for women as traders and intermediaries, as key providers of extension or veterinary services, or in marketing and retail sales.

This webinar follows the recent publication of a BRIEF supported by the Leveraging Economic Opportunities (LEO) project, which seeks to enhance USAID programs, projects, and activities focused on creating inclusive marke

... Read more

Janine Schoeman Hi Angelica Senders, thanks for sharing this webinar. It's best to post it as an event, you can do this by clicking the tab 'event' when posting a message. This way it shows up in the calendars as well. Thanks

4 days 5 hours ago

Posted By in AgriProFocus Indonesia
Posted 1 week 2 days ago

Jadwal Acara AgriProFocus 2017

Informasi detail setiap acara akan diumumkan di online platform ini, pantau terus ya.

---

AgriProFocus events in 2017

More detailed information will be announce here. Do mot miss it.

Posted By in AgriProFocus Indonesia
Posted 1 week 3 days ago

Akses Database Jaringan AgriProFocus

Untuk mempermudah anggota jejaring dalam melakukan kerja-kerjanya, semenjak kwartal akhir 2016 AgriProFocus mulai membangun database jaringan AgriProFocus di Indonesia. Database jaringan ini berisi informasi tentang program dan aktivitas, area kerja, isu pertanian yang dikerjakan, jaringan mitra lokal dan kontaknya, serta dokumen pengetahuan/pembelajaran. Kontribusi informasi dari empat organisasi yaitu Hivos, ICCO, Oxfam dan SNV menandai mulainya pembangunan database ini.

Setiap anggota jaringan AgriProFocus di Indonesia bisa mengkases database ini dengan menghubungi tim sekretariat AgriProFocus. Agar database terus tumbuh, setiap anggota yang mengakses diharapkan juga memberikan informasi tentang organisasi dan aktivitasnya.

---

Access AgriProFocus Network's Database

In order to increase member's networking accessibility, since fourth quarter of year 2016 AgriProFocus has been developing network database of AgriProFocus  Indonesia. This databas

... Read more

Posted By in AgriProFocus Indonesia
Posted 1 week 3 days ago

Tiga Pengalaman Mengintegrasikan Gender dalam Rantai Nilai

AgriProFocus Indonesia menyelenggarakan Network & Learning Event kedua di tahun 2016 dengan mengundang Hivos Hub SEA, Swisscontact, dan Oxfam di Indonesia untuk berbagi strategi mereka dalam mengintegrasikan gender dalam rantai nilai. Acara ini berlangsung tanggal 01 Desember 2017, di Hotel Sahati, Jakarta.

Peran gender dalam rantai produksi dalam sektor pertanian sering kali belum diperhatikan. Ini berdampak pada banyak hal, seperti kurang tepatnya target penerima manfaat dari program peningkatan produksi, hilangnya kesempatan bisnis, pengelolaan usaha yang kurang efektif, hingga rendahnya kesejahteraan produsen (petani). Agar kinerja rantai nilai lebih efektif dan bermanfaat bagi perempuan dan laki-laki, perspektif gender sangat diperlukan dalam merancang program-program pengembangan bisnisnya.

Dari komoditas Kakao, kita belajar dari pengalaman Swisscontact membangun pendekatan yang sensitif gender. Di lapangan, perempuan

... Read more

Posted By in AgriProFocus Indonesia
Posted 1 week 3 days ago

WTO Menangkan Gugatan Amerika dan Selandia Baru atas Pembatasan Impor Pertanian Indonesia

Organisasi Perdagangan Dunia mengabulkan gugatan Amerika Serikat atas Indonesia. Batasan impor produk agrikultur yang diterapkan Indonesia buat melindungi petani lokal dinilai melanggar perjanjian dagang internasional.

Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) mengabulkan gugatan Selandia Baru dan Amerika Serikat terhadap Indonesia ihwal regulasi impor produk pertanian. Kedua negara menuding Jakarta melanggar aturan dagang internasional, dengan memberlakukan pembatasan impor terhadap berbagai produk agrikultur seperti buah-buahan, sayur-sayuran, daging sapi dan ayam.

Dewan penyelesaian sengketa WTO memutuskan 18 aturan pembatasan impor yang diberlakukan Indonesia "tidak konsisten" dengan Perjanjian Umum 1994 tentang cukai dan perdagangan (GATT 1994). Organisasi yang mengawasi aktivitas perdagangan di 164 negara anggotanya itu mendesak Indonesia "untuk mengambil langkah yang sesuai dengan GATT 1994."

Sejak 20

... Read more

Posted By in AgriProFocus Indonesia
Posted 1 week 3 days ago

Fitur Baru Online Platform AgriProFocus

1. Tagging: Sekarang kamu bisa menandai orang lain dalam posting maupun komentar dengan cara ketik '@' diikuti nama orang yang ingin ditandai. Orang yang ditandai akan menerima notifikasi sehingga interaksi di platform ini makin mudah!

2. Kontak: Tampilan baru kanal 'Contacts' di bawah kolom pencarian memudahkanmu membuat daftar kontak yang kamu ikuti (following) dalam ‘My Contacts’ sehingga bisa kamu hubungi dengan cepat. Selain itu, kamu pun makin gampang menemukan kontak lain di kolom ‘Connect’ dengan cara mengetik kata kunci yang ingin kamu cari.

3. Aktivitas orang yang kamu ikuti sekarang bisa terlihat di bagian kiri stream kamu.

Ayo berinteraksi online untuk berbagi, terhubung, dan belajar bersama!

---

New features on online platform you do not want to miss

1. Tag other users: You want to notify another user on something exciting on the platform? You can now mention him or her in your post or reaction. Us

... Read more

Posted By in AgriProFocus Indonesia
Posted 1 week 3 days ago

Snapshot:

Building Optimism Towards Sustainable Agriculture Through Youth Agripreneurs Ambassadors 2016

Young farmers only make up 12 percent of the total farmers in Indonesia. As informed by Ministry of Agriculture, food production has been dependent on farmers population, which in fact, is getting smaller each year. Data from the Indonesia Central Bureau of Statistics 2013 shows only 12 percents farmers is under 35 years old. This percentage is very low when considering their role for preparing and providing Indonesia on sustainable food, in 20 years ahead. In order to strengthen farmers regeneration issue, apart from study and meeting with agriculture experts, youth and farming working group which includes CSO and private sectors under the umbrella of network which is called AgriProFocus Indonesia, we decided to organise campaign activity, entitled Youth Agripreneurs Ambassadors 2016, which is second time after 2014. This collective initiative is very important to enhance farme

... Read more

Maula Paramitha Wulandaru Thanks Mbak Andy for sharing this to all of us. It has been our pleasure to work with Oxfam in Indonesia through Innovation Community Youth and Farming. Let's keep the good work!

1 week 3 days ago

Posted By in AgriProFocus Ethiopia
Posted 1 week 3 days ago

ICRA Courses for professionals working in higher education and outreach, agricultural research and agri-business

For application deadline and for detail information, click on the courses below:

- Linking research to inclusive development for food security - Facing rural innovation challenges, 15 May - 2 June 2017, Wageningen, the Netherlands

- Facing rural innovation challenges - Linking research to inclusive development for food security, 25 Sept - 13 Oct 2017

- Learning, action research and outreach – Making higher education boost food security, 6 to 24 November 2017

ICRA is an independent non-profit organization, founded in 1981 as the International Centre for development oriented Research in Agriculture. ICRA’s goal is to help end poverty and hunger and to promote sustainable resource use, through inclusive innovation partnerships and by the strengthening individual, organizational and institutional capacities required to make these partnerships work.

ICRA is a member of the Agr

... Read more

Posted By in AgriProFocus Indonesia
Posted 1 week 4 days ago

Perhatikan. Air, udara, tanah, cacing tanah, ikan, tomat, cabai, sente dan rumput liar dan lain-lain adalah entitas yang berbeda. Tapi mereka bisa hidup bersama. Saling sapa dan bersimbiosa. Mereka yang berbeda bukan lah sesuatu yang lain. Tak ada yang di negasi. Tak ada yang disia-sia. Mari kita bertani secara rajin. Jangan malas berkreasi. Rumput liar bukanlah entitas yang harus di buang. Dia jadi penopang mikroba dan penyubur tanah. Memang, bagi penggila tani yg hafal ajaran kimiawi akan mengatakan rumput liar itu haram hidup karena akan menggerogoti nutrisi cabai. Ini yang kita sebut dengan sesat pikir cara bertani kita selama ini.

Saya, Agung Suseno Seto. Asal Kebumen-Sempor, Jawa Tengah, Pak Tani muda yang tak lelah untuk belajar dan terus mencari, adalah salah satu petani yang belum sejahtera dan kaya. Bertani seadanya sesuai kemampuan finansial dan modal usaha yang dipunya. Tapi saya yakin, adik-adik saya yang dibangku kuliah kini dan senior-senior yang tengah berjibaku

... Read more

Maula Paramitha Wulandaru Hai Mas Agung, terima kasih sudah berbagi di sini. Bisa berbagi lebih jauh apa yang dimaksud teknik tanpa nama itu? Seperti apa praktiknya? Apa keunggulannya dibanding teknik lain yang Mas Sebutkan di atas? Dan dukungan apa yang dicari di jaringan ini? (misalnya publikasi, koneksi, atau apa?

1 week 4 days ago

agung suseno seto agung trm ksh mbak sudah respon.maaf bila kesannya terlalau obsesif.maklum, darah muda.
mengapa harus "Tanpa Nama"? karena saya memandang belum ada pola serupa disekitar saya.bahkan seantero dunia.
secara prinsip, ya,ada persamaannya.yakni terpadu.
tpi dalam teknis, "Tanpa Nama" itu unek-unek ekspresif dan kreasi saya.
seperti apa teknisnya?produktifitas "tanpa batas". ada ikan, belut, cacing tanah, cacing sutra,tanaman,pupuk cair organik,dan lain-lain.
mereka hidup satu rumah.beda kamar.saling bersimbiosa.satu ekosistem.satu habitat.sebuah siklus ekosistem yg saling menopang satu sama lain.
tanaman dapat nutrisi.cacing sutra dapat substrat untuk pakannya.media cacing tanah hidup nyaman dan pakannya dari limbah ikan.
akar tanaman memecah konsentrasi racun pada feses ikan.batu menjerat limbah padat.kelembaban media cacing tanah yang stabil.
tanpa disiram.berbeda dengan hidoponik dan akuaponik, bila "mati lampu" dan bahkan fotosintesis berlebih, tanaman tetap merekah.
keunggulannya?rekayasa pola panen.panen musiman, panen tahunan, panen bulanan, panen mingguan, panen harian.ada produk primer, skunder,kuarter,tersier.
bila kesepadanan ekosistem terbentuk efektif, sangat mungkin semuanya menjadi produk primer.
motivasi dan dukungan?saya ingin di bimbing mbak.ingin dipandu.ingin ada yang ngajak saya ke sekolah-sekolah untuk mendirikan miniatur
budidaya ikan-pangan terpadu.ini bisa menjadi monumen berharga untk menjaga ruh re-generasi petani muda.
dan yg pasti lagi,motifasi saya; ada kanal-kanal pemberdayaan yg hadir di depan saya agar saya bisa mendayung sampan kesejahteraan saya dari hasil budidaya ikan-pangan terpadu.
prinsipnya: "dalam satu tarikan nafas menghasilkan produktifitas tanpa batas. sampai titik terakhir tetesan air mengalir."
prinsip ini saya ambil dari pesan alam. inilah rekayasa alami tanpa intervensi dan kontaminasi alam secara langsung.
kelebihan lainnya?tak mengenal musim.tanaman tanpa kimiawi.ini natural farming?bukan. ini akuaponik?bukan. ini hidroponik?bukan. ini pertanian terpadu?juga bukan.lalu apa namanya?inilah teknik "Tanpa Nama".trm ksh.trm ksh.

1 week 4 days ago

Maula Paramitha Wulandaru Mas Agung, terima kasih atas penjelasannya. Saya sepakat dengan teknik Mas Agung mengelola pertanian dengan prinsip siklus ekologi. Ini bisa jadi jalan keluar bagi tantangan kerusakan sumberdaya pertanian yang semakin parah di masa depan.

Terkait dukungan yang dicari, silakan saja mendetailkan kebutuhan panduan/bimbingan yang diperlukan seperti apa. nanti kita bantu sambungka ke narasumber yang tepat. Ini bisa dilakukan secara online di sini. Dan bila ada acara-acara offline di Jawa Tengah dan sekitarnya oleh anggota AgriProFocus, kami akan infokan ke Mas Agung.

1 week 3 days ago

agung suseno seto agung Salam.Mbak,trm ksh infonya.saya skrng di Aceh.Aceh Timur.Gampong Bukit Tiga.Kecamatan Birem Bayeun.saya diminta orang tua mengembangkan lahan.kebetulan ada sepetak lahan/pekarangan yang belum maksimal produktifitasnya.

7 hours 18 min ago

Frozen Shrimp

Dear Sir/Madam, (HS 030613)

We would like to offer: frozen shrimp. Mainly: Black Tiger (Pennaeus Monodon) and White Shrimp (Pennaeus Vannamei). IQF or Block Frozen. Packaging: vacuum pack, tray pack. More tray pack in sea-worthy export cases (double-wall carton box with wax coating). Shrimp size (quality) is base on pieces per kg. Deliver with reefer sea cargo. Halal, ISO 9001, HACCP and EU approval number. Product of Indonesia. For any interested parties, pls kindly contact for further details. Thank you. Contact: +6285892224657 (whatsapp, viber).



Posted By in AgriProFocus Indonesia

Posted 2 weeks 1 day ago

Posted By in AgriProFocus Indonesia
Posted 4 weeks 1 day ago

Jual Sayur dan Buah Berubah Jadi Toko Tani Organik

Potensi Pertanian Yang Luar biasa, namun sayang pemasaran masih biasa – biasa saja, menjadi latar belakang toko Tani Jual Sayur dan buah tepatnya Tahun 2013 Lalu, dengan keberanian dan keyakinan bahwa jalan ini adalah jalan yang tepat untuk membantu petani dalam proses pemasaran hasil pertanian.

Dengan bermodalkan keyakinan akhirnya keputusan jatuh kepada satu pilihan yaitu toko jual Sayur dan buah harus ada, sehingga di tahun 2013 Ruko yang terletak di Jln Mangka Dg. Bombong Ruko 20 A. Sungguminasa Kab. Gowa Sulawesi Selatan resmi di kontrak.

Melalui Ruko ini, dengan Tema Jual Sayur dan Buah, akhirnya hasil pertanian mulai di pasarkan, baik kepada masyarakat sekitar atau tetangga – tetangga sekitar Ruko, Pasar – pasar tradisional yang ada di Makassar dan pengiriman ke luar pulau Sulawesi.

Menjalankan usaha sambil kuliah, menjadi aktifitas yang asik dan menantang, hingga akhirnya kesibukan kuliah dan hasil pertanian yang tida

... Read more

Posted By in AgriProFocus Netherlands
Posted 4 weeks 1 day ago

We wish everyone happy holidays and we hope to see you all again in 2017!

William Sebunje Marry Xmass and Blessed new year 2017


3 weeks 5 days ago

Agape Ishabakaki Thanks Anne. Wishing you the same.


3 weeks 4 days ago

Joseph Sekiku From Kagera Region,  send you my wishes for a prosperous year 2017! The ending year 2016, has been challenging for us in Kagera, because for the first time in decades, the region has succumbed to extreme food shortage, making several households  live by handouts provided as relief foods imported from other regions of Tanzania!! To me this was a shame......... and a sign of failure on my part as an agricultural expert, NOT being able to help this region, NOT AND NEVER TO SUCCUMB TO SUCH shameful FOOD SHORTAGE. Remeber Kagera region is one of the most endowed region in Tanzania with good soils, conducive climate.. but investment in agricultural production is at its LOWEST. Would agro-profocus TEAM UP with the few of us members in the Kagera Region, to create and restore the difference?  Expand the Arusha office please..

3 weeks 4 days ago

Janine Schoeman Dear Joseph, Happy New Year to you! Our colleagues in Tanzania are out of the office this week but on their return they will get in touch!

2 weeks 4 days ago

Hilda Okoth Dear @Joseph Sekiku, Happy New Year 2017. Its sad to hear about the situation that Kagera was in last year. We hope this year will be good. Replying to your question if the AgriProFocus can Team up with members from the Kagera i would say this - We will be having network session where members can pitch ideas on circular agribusiness, climate smart agriculture and inclusive agribusinesses. You are welcomed to join us in such sessions and we can together explore what to do. Regards

1 week 5 days ago