AgriProFocus Indonesia

Ms.

Jakarta, Indonesia

About Me

Jaringan AgriProFocus Indonesia adalah bagian dari jaringan AgriProFocus global, yang terdiri dari para pemangku kepentingan dari sektor swasta, publik dan masyarakat sipil yang berkomitmen untuk bekerja bersama petani. Kami percaya bahwa petani sebagai produsen utama adalah kunci bagi pertumbuhan ekonomi lokal, sistem pertanian dan pangan yang berkelanjutan serta ketahanan pangan bagi semua. Jaringan kami adalah tempat berkumpul para pemangku kepentingan mulai dari sektor swasta, pemerintahan, dan masyarakat yang berkomitmen bekerja untuk kewirausahaan petani. Misi jaringan adalah untuk fasilitasi koordinasi, perantara bisnis, memciptakan ruang aksi bersama bagi banyak pihak, dan berdiskusi.
---
The AgriProFocus Indonesia country network is part of the global AgriProFocus network. As a network we believe that primary producers are key to local economic growth, sustainable agri-food systems, and food security for all. The network convenes stakeholders from the private and public sector and civil society that are committed to work with entrepreneurial farmers. Its mission is to facilitate coordination, broker and create spaces and opportunities for multi–stakeholder action, learning and debate.

Skills and Expertise


Interests


Posted By in AgriProFocus Indonesia
Posted 3 weeks 2 days ago

Perubahan Personil

Dear anggota jaringan AgriProFocus Indonesia,

Akhir bulan Maret lalu Ibu Tina Napitupulu mengundurkan diri dari posisinya sebagai koordinator jaringan negara AgriProFocus Indonesia. Kita semua berterima kasih atas energi dan karyanya selama bergabung bersama AgriProFocus Indonesia, yang membuat jaringan ini semakin hidup and sangat aktif menjalankan saling hubung dan pembelajaran bersama. Semoga sukses untuk karir berikutnya, Bu Tina!

Berita bagusnya, sejak awal April lalu kita memiliki koordinator jaringan negarayang baru, Pak Dedi Triadi. Kami percaya diri jika jaringan AgriProFocus Indonesia akan semakin kuat dan bekerja semakin baik memfasilitasi saling hubung, pembelajaran bersama, dan kepemimpinan di bawah koordinasi Pak Dedi.

---

Personnel changes

Dear AgriProFocus Indonesia member,

Last March Ms. Tina Napitupulu left her position as country network coordinator of AgriProFocus Indonesia. We thank her for her energy and effort during her time with us, which m

... Read more

Posted By in AgriProFocus Indonesia
Posted 3 months 3 days ago

Akses Pembiayaan

Model Pembiayaan UMKM Gula Kelapa di Indonesia

Indonesia adalah produsen gula kelapa terbesar di dunia, namun kesejahteraan pengusaha kecil-menengah gula kelapa relative rendah. Ini disebabkan oleh berbagai persoalan, salah satu yang paling mendesak adalah pembiayaan. Tujuan penelitian ini adalah memformulasi model pembiayaan untuk UMKM gula kelapa di Indonesia. Penelitian yang dilakukan di Banyumas, Jawa Tengah, ini menunjukkan bahwa UMKM gula kelapa tidak memiliki akses langsung ke bank. Perajin biasanya mendapat asistensi pinjaman uang dari pengepul/kolektor. Imbalannya, perajin harus menjual gula kelapanya ke pengepul/kolektor dengan harga yang ditentukan (oleh pengepul/kolektor). Umumnya, harga yang ditentukan oleh pengepul ini lebih rendah dari harga pasar, margin ini dianggap sebagai bunga pinjaman uang yang diberikan kepada perajin. Ini membuat produsen gula kelapa terjerat dalam sistem brokering. Berdasarkan analisis, formulasi model pembiayaan yang diperol

... Read more

Posted By in AgriProFocus Indonesia
Posted 3 months 3 days ago

Akses Pembiayaan

Resiko dan Pembiayaan di Sektor Kopi: Bagaimana Meningkatkan Manajemen Resiko dan Akes Pembiayaan di Sektor Kopi

Laporan ini menampilkan berbagai program dan mekanisme mengelola resiko, dengan fokus di inovasi untuk meningkatkan akses pembiayaan. Laporan ini bertujuan meningkatkan kesadaran resiko dan dampaknya pada pelaku berbeda di tahap yang berbeda di rantai nilai kopi. Laporan menyoroti kebutuhan kolaborasi antar semua pelaku dalam sektor kopi, baik secara nasional maupun global, dan memaparkan kesempatan potensial untuk mengingkatkan manajemen resiko dan akses pembiayaan secara koordinatif. Dua kasus final dalam laporan ini menunjukan siklus untuk meningkatakan manajemen resiko yang menyebabkan mengingkatnya akses ke pembiayaan. Pada akhirnya, terjadi siklus yang membuat manajemen resiko lebih berkembang ke tahap selanjutnya.

Baca selengkapnya di http://www.ico.org/WorldBankCompendium_e.asp

---

Access to Finance

Risk and Finance in the Coffee Sector: How to

... Read more

Posted By in AgriProFocus Indonesia
Posted 3 months 3 days ago

Pengaruh Ekstrak Tanaman Picung (Pangium edule) sebagai Pestisida Nabati Terhadap Mortalitas Penggerek Buah Kopi

Penggerek buah kopi (PBKo/Hypothenemus hampei) adalah hama utama yang menurunkan produktivitas kopi Indonesia. Salah satu pengendalian hama tersebut dilakukan dengan insektisida. Penggunaan tumbuhan sebagai insektisida umumnya menunjukkan tingkat keamanan yang tinggi karena senyawanya mudah terurai dan aman. Tanaman picung (Pangium edule) mengandung senyawa asam sianida, flavanoid dan saponin sehingga berpotensi sebagai insektisida. Tujuan penelitian ini adalah membuktikan potensi ekstrak biji dan daun picung sebagai insektisida nabati terhadap PBKo. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap. Imago PBKo yang digunakan sebagai contoh sebanyak 20 ekor untuk setiap perlakuan. Terdapat 6 perlakuan konsentrasi ekstrak daun picung dan biji picung, satu perlakuan pembanding (karbaril 0,02%) dan kontrol negatif (air suling). Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin besar ko

... Read more

Posted By in AgriProFocus Indonesia
Posted 3 months 3 days ago

Kemitraan Peternak Sapi Perah dengan KUD Batu untuk Peningkatan Ekonomi

Penelitian ini menyoroti kemitraan antara publik, yaitu peternak sapi, dan privat, yang direpresentasikan oleh koperasi KUD Batu. Keduanya bekerjasama meningkatkan kualitas dalam proses pembuatan susu, dan meningkatkan ekonomi peternak sapi perah. Susu dihasilkan oleh peternak, selanjutnya dikelola oleh koperasi untuk penetapan standar susu sehingga dapat dipasarkan ke pihak ketiga yaitu pabrik susu Nestle.

Hasil penelitian menunjukkan kemitraan ini cukup berhasil. Masyarakat peternak mendapatkan manfaat ekonomi sehingga bisa meningkatkan taraf pendidikan, pembangunan rumah-rumah dan jalan. Manfaat bagi KUD Batu yaitu meningkatnya jumlah produksi susu sehingga keuntungan yang didapat bisa meningkatkan modal. Ini mendorong koperasi meningkatkan pelayanan pada peternak.

Terdapat faktor penghambat dan pendukung dalam meningkatkan ekonomi peternak sapi perah. Faktor penghambat antara lain manajemen peternakan

... Read more

Posted By in AgriProFocus Indonesia
Posted 3 months 5 days ago

Analisis Faktor-faktor untuk Meningkatkan Produktivitas dan Pendapatan Peternak Sapi Perah di Jawa Tengah

Penelitian bertujuan untuk menentukan potensi pengembangan sapi perah rakyat dan pengaruh berbagai faktor usaha untuk peningkatan produktivitas usaha dan pendapatan peternak sapi perah. Penelitian menggunakan metode survei pada tiga lokasi, yaitu Kabupaten Semarang, Boyolali dan Banyumas.

Sampel sebanyak 495 peternak, terdiri dari 225 peternak anggota Koperasi Unit Desa (PKUD), 180 peternak anggota koperasi susu (PKSU) dan 90 peternak anggota gabungan kelompok tani ternak sapi perah (PGPT) sebagai responden penelitian. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan peternak dan data sekunder diambil dari instansi yang terkait. Analisis deskriptif dan model SEM (structural equation modeling) digunakan dalam penelitian. Berdasarkan analisis LQ (Location Quotient), sapi perah di Jawa Tengah potensial untuk dikembangkan. Nilai LQ Kabupaten Semarang, Boyolali dan Banyumas berturut-turu

... Read more

Posted By in AgriProFocus Indonesia
Posted 3 months 1 week ago

Strategi Pemasaran Gula Kelapa di Kabupaten Klaten

Deangan menggunakan analisis SWOT (kekuatan, kelemahan, peluang serta ancaman), kanjian ini mengidentifikasi factor internal dan eksternal dalam pemasaran gula kelapa di Kabupaten Klaten. Orang yang bekerja di industri gula kelapa di Kabupaten Klaten sangat berpengalaman, mereka memproduksi gula kelapa berkualitas baik secara berkesinambungan dan mendistribusikan secara baik. Kelemahan dalam pemasaran gula kelapa adalah kurangnya promosi, pembiayaan minim, dan keterampilan manajemen dan keuangan yang rendah. Namun demikian, peluang yang dimiliki Kabupaten Klaten adalah meningkatnya kesadaran masyarakat tentang kualitas dan kandungan gizi gula kelapa produksi lokal, ketersediaan fasilitas pelatihan, dan sumberdaya manusia yang melimpah. Yang menjadi ancaman industri ini adalah modal yang terbatas untuk mengembangkan UMKM, supplier tidak memenuhi kebutuhan, dan competitor dari Kabupaten lain. Baca lengkapnya di sini http://agribisnis.f

... Read more

Posted By in AgriProFocus Indonesia
Posted 3 months 1 week ago

Internal Kontrol Sistem Mengantar Perajin Gula Kelapa Organik dari Jatirogo ke Pasar Ekspor

Dengan membangun sistem kontrol internal (ICS) gula kelapa organik Jatirogo, 1.554 petani anggota memiliki posisi tawar leih kuat dalam pemasaran gula kelapanya. Sistem ini telah sukses mengekspor gula semut organik ke berbagai negara. Setelah memperoleh sertifikasi internasional (EU, regulation, NOP-USDA, dan JAS) KSU Jatirogo berkolaborasi dengan perusahaan ekspor mampu mengekspor gula semut organik ke berbagai negara seperti Amerika Serikat, Australia, Eropa dan Asia.

Banyak orang mempertanyakan kemampuan petani mengekspor produknya. Dengan mengorganisasi diri untuk memproduksi secara organik, petani gula kelapa organik dari pegunungan Menoreh membuktikan kemampuannya mengekspor gula semut. Sejak 2011, mereka juga telah mampu membiayai sertifikasi internasional secara mandiri tanpa bantuan donor. Baca kisah mereka lebih lengkap di http://orgprints.org/24320/2/24320.pdf

---

Through Intern

... Read more

Posted By in AgriProFocus Indonesia
Posted 3 months 1 week ago

Pasar Domestik & Internasional

Analisis Harga Komoditas Gula dari Negara Penghasil Gula

Kajian ini mempelajari dinamika hubungan harga gula Brazilia, India, Perancis, dan Indonesia. Hasil empiris dari varian tes dekomposisi menunjukkan bukti bahwa variasi harga gula dari negara penghasil sangat beragam tiap variable. Secara umum, bisa disimpulkan bahwa setiap harga gula dari negara penghasil (Brazilia, India, Indonesia) memiliki presentase terbesar dalam menjelaskan variabilitas harga gula mereka ( di atas 96 persen). Ini mengindikasikan bahwa pemerintah Brazilia, India, dan Indonesia melindungi industri gula mereka dari syok makroekonomi lewat kebijakan atau program harga gula. Baca hasil lengkapnya dalam bahasa inggris di sini <!--[if gte mso 9]>

... Read more

Posted By in AgriProFocus Indonesia
Posted 3 months 1 week ago

Dua Tiket Gratis Mengikuti Idea Jam Providing Food for The Hunger: Agrifood Issues and Solving Ideas

Mau dapat tiket gratis untuk acara keren ini?

Ayo bikin posting di www.agriprofocus.com/indonesia tentang : Apa idemu untuk membuat usaha pertanian dengan prinsip social entrepreneurs?


Aturannya:

1. Tulis idemu dalam 10-15 kalimat

2. Satu orang hanya bisa membuat 1 posting

3. Posting ditunggu paling lambat Kamis, 16 Februari 2017 pukul 10.00

4. Nama orang yang memposting akan diundi, 2 orang pemenang akan diumumkan Kamis, 16 Februari 2017 pukul 17.00

5. AgriProFocus tidak menanggung uang transport atau biaya lain yang dikeluarkan pemenang untuk menghadiri acara.

Kami tunggu postingmu! Baca tentang acara DI SINI

----

Two Free Ticket for Idea Jam Providing Food for The Hunger: Agrifood Issues and Solving Ideas


Do you want a free ticket to attend this cool event?

You can get a ticket for free by make a posting on www.agriprofocus.com/indonesia answering this q

... Read more

AgriProFocus Indonesia Satu tiket gratis diberikan kepada:
Thomas Pandhu dari Milenials Farmer dengan posting http://agriprofocus.com/post/58a5778ca93f2545aaaac119

Satu tiket lagi akan diberikan berdasarkan diskresi penyelenggara. Terima kasih atas partisispasinya. Sampai jumpa di kegiatan selanjutnya.
---
One free ticket given to Thomas Pandhu from Milenials Farmer who post http://agriprofocus.com/post/58a5778ca93f2545aaaac119

Another one free ticket will be given to others based organizer discretion. Thank you for your attention. See you on next event.

3 months 1 week ago

feb
20

Providing Food for The Hunger: Agrifood Issues and Solving

Event posted by in AgriProFocus Indonesia
  20 February 2017, 19:00-21:00
  Coworkinc. Kemang, Jl Kemang 1 No.7, Jakarta

IDEA JAM

Pangan untuk yang Lapar: Isu Agrifood and Ide Penyelesaian

Kelas ini adalah tempat di mana kamu bisa mengenal lebih dalam isu pangan dan pertanian, dan bertukar pikiran tentang ide bisnis untuk menjawab isu tersebut. Jika kamu berminat dengan sektor pangan dan pertanian, ingin melakukan sesuatu namun belum ada ide, acara in adalah tempat yang tepat. Para ahli bidang sosiald di sektor industri agrifood akan hadir di sini.

KLIK DI SINI UNTUK TIKET GRATIS

PEMBICARA

1. M. Taufiqul Mujib – Oxfam di Indonesia, Natural Resouce Management Coordinator

Ahli di isu pemberdayaan produsen pangan, terutama perempuan, dan transformasi pedesaan.

2. Silvana Margriet Paath – Hivos South East Asia, Regional Advocacy Officer for Sustainable Diets

Menggeluti isu sistem pangan terkini dan bagaimana menciptakan ruang diskusi produkif tentang isu tersebut.

3. Walesa Danto – Co founder limakilo.id

Ahli di bidang pengembangan produk, berpengalaman mengarsiteki produk teknologi untu

... Read more


Posted By in AgriProFocus Indonesia
Posted 3 months 2 weeks ago

We are hiring!

AgriProFocus Indonesia is looking for a Network Coordinator

We seek an independent, energetic and compassionate free spirit person, who will provide leadership to the network, establish and maintain strong relationships with a variety of network stakeholders and will actively facilitate cooperation between the network stakeholders.

Since its foundation in 2004 the AgriProFocus network has been successful in bringing parties together to promote the sustainable development of agriculture in low and middle income countries in Africa and South-East Asia by supporting entrepreneurial farmers. The AgriProFocus network is a unique multi-stakeholder network in the agri-food sector representing entrepreneurial farmers, private sector enterprises, governments, knowledge institutions and civil society organisations. The network has 32 Dutch member organisations, is active in 13 countries in Africa and South East Asia, and links 22.000 agribusiness professionals worldwide.

... Read more

Posted By in AgriProFocus Indonesia
Posted 3 months 2 weeks ago

Prospek Penggunaan Aren (Arenga Pinnata Merr.) sebagai Bahan Baku Gula Palma di desa Moyag, Bolaang Mongondow, Indonesia

Studi ini bertujuan mendeskripsikan prospek penggunaan tanaman aren sebagai bahan baku gula palma. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil studi menunjukkan bahwa budidaya pohon aren dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan ekonomi rumah tangga, khususnya pendidian, kesehatan, dan kehidupan sosial. Pengembangan pohon aren bisa dilakukan lewat perluasan kebun, penyuluhan dan pendampingan budidaya untuk meningkatkan air nira, dan memberdayakan kelompok perajin berorientai bisnis.

Baca lengkap kajian di sini http://www.sapub.org/global/showpaperpdf.aspx?doi=10.5923/j.ijaf.20150504.04

---

Prospective Use of Palm (Arenga Pinnata Merr.) as Raw Material of Sugar Palm in the Village of Moyag, Bolaang Mongondow, Indonesia

The sugar-palm plant (Arenga pinnata Merr) are scattered in various regions of Indonesia, including in the area of Bo

... Read more

Posted By in AgriProFocus Indonesia
Posted 3 months 2 weeks ago

Potensi Sentra Gula Kelapa Cikoneng Banten Menjadi Pemasok Bahan Baku Bagi IKM Kecap Kota Jakarta Pada Tahun 2020

Di desa Cikoneng, Anyer, provonsi Banten, terdapat 20 unit bisnis dan 40 perajin yang sanggup memproduksi 60 ton gula kelapa per tahun, dengan 25 hari kerja/bulan selama 12 bulan. Pusat produksi ini telah memiliki pasar namun harganya tidak sesuai.

Dari penelitian, mereka menemukan bahwa pusat gula kelapa ini memiliki 2 kekuatan: bahan baku yang melimpah dan penguasaan teknologi serta keterampilan menyadap dari generasi ke generasi. Mereka juga menemukan bahwa pusat produksi gula kelapa murni tanpa zat tambahan harus mendapat harga yang lebih baik di pasar.

Perubahan harga pada level yang bisa diterima oleh perajin bisa terjadi bersamaan dengan perbaikan infrastruktur jalan dan fasilitas di lokasi. Baca laporan lengkap di

http://www.kemenperin.go.id/download/7754/Potensi-Sentra-Gula-Kelapa-Cikoneng-Banten

---

The potential of the centers of palms sugar in Cikoneng Banten

... Read more

Posted By in AgriProFocus Indonesia
Posted 3 months 3 weeks ago

Undangan Proposal Untuk Proyek Skala Kecil 2017

Apakah Anda ingin mendukung pembangunan sosial dan ekonomi di daerah Anda?

Apakah Anda memiliki ide-ide yang konkrit untuk meringankan kesulitan atau membantu kelompok yang kurang beruntung melalui suatu proyek?

Kedutaan Jerman akan dengan senang hati mendukung Anda!

Selaku mitra proyek lokal, Anda bisa mengajukan dana hingga 25,000 Euro (sekitar 350 juta Rupiah) untuk proyek skala kecil berkesinambungan yang berkaitan dengan kesejahteraan sosial, pertanian, kesehatan, pendidikan, atau lingkungan hidup.

Klik di sini untuk membaca syarat dan cara mengajukan proposal.

Klik di sini untuk mengetahui proyek yang telah berjalan.

Posted By in AgriProFocus Indonesia
Posted 3 months 3 weeks ago

Investigasi Penambahan Nilai dan Finansial dari Agroindustri Gula Kelapa Kristal

Gula kelapa bisa dibentuk menjadi gula cetak maupun Kristal. Gula kelapa cetak dibuat dengan cara memasak nira kelapa sampai mengental lalu dituang ke cetakan. Sedangkan gula kelapa Kristal dimasak lebih lama sampai cairan nira mengkristal menjadi gula, kemudian dikeringkan dalam oven untuk mengeluarkan kandungan air sampai tersisa hanya 3% atau kurang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui cara KBU PKBM Al-Mubarokah mengolah gula kelapa Kristal, ongkos produksi dan laba, serta menganalisis pertambahan nilai jika gula diolah menjadi Kristal sebagai diversifikasi produk gula kelapa. Hasilnya, agroindustri gula kelapa Kristal untung dengan volume produksi mingguan sebesar 52,5 Kg yang menghasilkan pendapatan Rp 787.702. Nilai ini sudah di atas BEP baik untuk unit produksi maupun nilai produksi dimana BEP mingguan untuk volume produksi adalah 1.39 Kg yang menghasilkan pendapatan Rp 20,702. Baca lengkap la

... Read more
mar
31

Agrinex 11

Event posted by in AgriProFocus Indonesia
  31 March 2017 - 09:00 to 02 April 2017 - 20:00
  Jakarta Convention Center

Indonesia’s International Agribusiness Expo


Susunan Acara

Waktu / Jam                  
Acara
Jumat, 31 Maret 2017
09.00 - 11.30 Opening Ceremony
13.00 - 14.00

Talkshow “Memperkuat Bonus Demografi”

Pembicara :

  • Bapak Prof. Dr. Ir. Herry Suhardiyanto, M.Sc – Rektor IPB*
  • Ibu Mien R. Uno – Dewan Pembina MRUF *
  • Moderator : Media Partner
14.00 - 15.00 Demo Merangkai Bunga
15.30 - 16.00 Demo Produk
16.00 - 17.00

Talkshow “Insfrastruktur Pertanian”

Pembicara :

  • Bapak DR. Ir. Mochamad Basoeki Hadimoeljono M.Sc - Menteri PUPR *
  • Bapak Ir. Bambang E. Marsono - Direktur Utama PT. Brantas Abipraya*
  • Bapak Biakman Irbansyah - Kampung IPB

Moderator :

17.00 - 18.00

Pembicar

... Read more


jan
25

Guest Lecture Lawrence Haddad

Event posted by in AgriProFocus Indonesia
  25 January 2017, All Day Event
  Jalan Lingkar Kampus, Kampus IPB Darmaga,Bogor, 16680

In Commemoration of the National Nutrition Day 2107

Guest Lecture:

Strengths and Weakness of Food Policy for Improving Nutrition in Developing Countries

By Lawrence Haddad

Executive Director of GAIN

Former Director, Food Consumption and Nutrition Division, IFPRI

Former Director of the Institute of Development Studies


Time: Wednesday, January 25th 2017 | 14.00 – 17.000

Place : Auditorium GMSK, Departement of Community Nutrition, FEMA, IPB

The Theme of this event is "Strength and Weaknesses of Food Policy in Developing Countries for Improving Nutrition". The Speaker is Mr Lawrence Haddad Ph.D. He is Executive Director of the Global Alliance for Improved Nutrition-GAIN, Former Research Fellow at the International Food Policy Research Institute-IFPRI, Former Director of the Institute of Development Studies.

Register here



Posted By in AgriProFocus Indonesia
Posted 4 months 6 days ago

Pengaruh Signifikan Pemijatan Kelenjar Susu Sapi Perah pada Hasil Produksi Susu Segar

Untuk menghasilkan susu yang berkualitas bagus, banyak jumlahnya, sekaligus menjaga kesehatan kelenjar susu sapi perah, diperlukan manajemen pemerahan yang baik. Mengaplikasikan pijatan di kelenjar susu sapi perah sebelum pemerahan dapat menstimulasi kelenjar pituitari melepaskan oksitosin atau hormon kebahagiaan. Oksitosin memicu kontraksi sel miopitel alveoli yang membuat air susu keluar. Silakan baca hasil penelitian di bawah ini untuk informasi lebih lengkap.

---

Significant Influence of Mammae Hand Massage on Milk Yield in Dairy Cattle

To produce good quality and large quantity milk and to keep the mammae healthy, it is necessary to have a good milking management. By applying massage to the mammae of the dairy cattle before the milking can stimulate the pituitary to release the oxytocin or the “happy hormone” which serves the contraction of myoepithel cells lining the alveoli and will relea

... Read more

Posted By in AgriProFocus Indonesia
Posted 4 months 6 days ago

Tampilan Reproduksi Sapi Perah Pada Berbagai Paritas di Desa Kemiri Kecamatan Jabung Kabupaten Malang

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi keberhasilan Inseminasi Buatan yaitu Days Open (DO), service per conception (S/C), Calving Interval (CI) dan untuk mengetahui apakah ada perbedaan dalam kinerja reproduksi sapi perah di paritas yang berbeda di Desa Kemiri, Kecamatan Jabung Kabupaten Malang. Metode penelitian ini adalah studi kasus. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah data seratus susu sapi betina memiliki setidaknya dua kali untuk partus atau dikenal sebagai CI. Sampel dipilih secara acak. Analisis deskriptif digunakan untuk menentukan deviasi rata-rata dan standar DO, S / C dan CI dan menggunakan metode Kruskall Wallis dengan analisis Chi Square untuk membandingkan penampilan reproduksi pada berbagai paritas berdasarkan DO, S / C dan CI. Rata-rata dari DO, S / C dan CI masing-masing adalah 202,45 ± 165,84 hari, 2,93 ± 1,73, dan 461,74 ± 152,37 har

... Read more