youth agripreneurs

Posted By in AgriProFocus Ethiopia
Posted 4 months 2 weeks ago

Deadline Applications for the BlueMoon Incubator Program for YOUTH Innovative Agribusinesses Extended to January 11

Masih Ada Petani Muda

Sejak diluncurkan tanggal 11 Agustus 2016, program Pemilihan Duta Petani Muda tahun ini mendapat tanggapan sangat baik. Sampai akhir penutupan pendaftaran 11 Oktober 2016, ada 514 petani muda mendaftar lewat website, email, dan pos. Angka ini tentu membangkitkan optimisme regenerasi petani walaupun tidak merepresentasikan keseluruhan jumlah petani muda seantero Indonesia.

Salah satu petani muda perempuan yang ikut roadshow di Kupang, Lorince Nenosaban, berpendapat lebih baik jadi petani daripada jadi TKW di negeri orang. Menurutnya, asal dikerjakan dengan baik, pertanian bisa jadi sumber pendapatan yang lumayan. Lorince dan suami mengelola lahan seluas 4000 m2 dengan komoditas hortikultura bisa mendapat 9 juta rupiah bersih dalam kurun 1,5 bulan. “Duta Petani Muda ini kesempatan yang bagus untuk menunjukkan hasil bertani yang menguntungkan kepada anak muda lain,” ujar Lorince.

Namun penghasilan bertani yang besar saja tidak cukup menarik minat anak mu

... Read more

Rangkaian Roadshow Duta Petani Muda: Bogor, Bandung, Yogyakarta, dan Kupang

Jauh hari sebelum penutupan pendaftaran Duta Petani Muda, panitia melakukan roadshow ke jaringan kampus di Bogor, Yogyakarta, dan Bandung, serta lembaga pemerintah di Kupang, Nusa Tenggara Timur. Roadshow Duta Petani Muda mengajak orang muda dan pemangku kebijakan memikirkan persoalan regenerasi petani yang mandek. Padahal, regenerasi petani berpengaruh pada kedaulatan pangan dan alternatif pekerjaan bagi orang muda di masa depan.

Di Bogor, roadshow bekerja sama dengan BEM Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor tanggal 2 September 2016. Roadshow diawali dengan talkshow “Regenerasi Petani dan Realisasi Upsus Pajale” bersama Dr. Ahmad Junaedi, Dosen Agronomi dan Hortikultura IPB dan Said Abdullah selaku Koordinator KRKP. Ahmad Junaedi menekankan pentingnya memadukan produksi, teknologi, sumber daya lahan dan manusia. Teknologi harus kontekstual melihat kondisi petani yang berlahan sempit dan mini

... Read more