Posted By in AgriProFocus Indonesia
Posted 28 September 2017 at 02:04

Click read more to see english version

Network Event #2 Jaringan AgriProFocus Indonesia

Network Event #2 AgriProFocus kali ini digabung dengan Learning Event, bekerjasama dengan Workout.ID. Acara ini merupakan kegiatan rutin AgriProFocus dengan tujuan menyediakan ruang bagi berbagai pihak yang bekerja di pertanian untuk berinteraksi dan berjejaring secara informal. Selasa, 12 September lalu tak kurang dari 35 anggota jaringan dan partner hadir memanfaatkan kesempatan berjejaring ini untuk untuk mendapatkan kenalan baru, promosi produk atau kegiatan, dan berbagi informasi seputar pertanian. Kami merangkum pitching yang dilakukan beberapa anggota selama acara berlangsung agar anggota yang tak sempat hadir tak ketinggalan informasi. Pitching tersebut dilakukan oleh:

Putra Aditya (YSEALI - Kedutaan Besar Amerika Serikat)

YSEALI adalah platform untuk anak muda seluruh asia tenggara berusia 18-35 tahun, yang memiliki inisiatif kegiatan di masyarakat dengan tema besar pendidikan, pembangunan berkelanjutan, partisipasi masyarakat sipil, dan pemberdayaan ekonomi. Platform YSEALI menawarkan berbagai macam program, mulai dari academic dan professional exchanges di Amerika Serikat selama 1 bulan, thematic regional workshop di berbagai negara Asia Tenggara, project competition di mana kami memanggil teman-teman yang memiliki proyek yang ingin didanai oleh pemerintah Amerika Serikat. Kami juga menawarkan jaringan kepada teman-teman lain di Indonesia, dan juga negara ASEAN lainnya yang memiliki inisiatif dan ketertarikan yang sama untuk bersama-sama melakukan sesuatu.

Thomas Pandu (Millennials Farmers)

Saya dan tim sedang mengembangkan agar bisnis urban farming lebih terjangkau. Visi-misi kita adalah: pertama, bagaimana harga pangan organik bisa lebih terjangkau; kedua, mengembangkan sistem pertanian urban farming yang lebih urban area friendly, less maintenance. Mulai dari meletakkan bibit hingga panen bisa sama sekali tidak disentuh dan dipelihara secara organik.

Karena kami masih berupa start-up, maka kami juga masih perlu feedback atas customer experience. Di sini, bagi 7 orang pertama saya menyediakan modul yang harga aslinya Rp 350.000, tetapi untuk pengalaman saya jual dengan harga khusus Rp 100.000. Modul ini hanya perlu air saja, tidak perlu pupuk dan perawatan yang sulit.

Arijuddin Yusuf (Creative Agriculture Management)

Saya menekuni bisnis Creative Agriculture Management, dengan fokus edukasi urban farming yang ditanam secara hidroponik. Saya dan tim banyak melakukan edukasi di sekolah dan kampus dan juga pengolahan sampah (styrofoam bekas, botol plastik). Kami mengemas paket urban farming hidroponik ini dengan harga yang lebih terjangkau. Kami juga menyediakan sarana hidroponiknya, seperti nutrisinya (yang diracik sendiri), rockwool, dsb.

Rosemary (Kelompok Perempuan)

Saya berasal dari komunitas ibu-ibu rumah tangga dalam organisasi Buddhis. Saya juga aktif dalam Koperasi Maju,Puri Kembangan-Jakarta Barat. Hari Sabtu dan Minggu (16-17 September 2017) kami mengadakan acara lokakarya dan expo. Sampai sejauh ini yang akan hadir dalam acara tersebut adalah Pak Bambang (Bina Swadaya), juga dari Trubus dan masih banyak lagi. Acara ini dibuka untuk umum dan gratis.

Yudha (Yayasan Rumah Energi)

Yayasan Rumah Energi adalah yayasan yang dibentuk oleh Hivos untuk melanjutkan program Biogas Rumah (BIRU). Dalam BIRU kami memiliki program dari petani berupa ampas biogas. Ampas biogas ini berupa pupuk organik yang berkualitas, kebetulan kami sudah ada di 10 provinsi sejak tahun 2009 (Lampung, Banten, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Lombok, Sumbawa Barat, Sumba dan Sulawesi Selatan). Kami menjembatani/memfasilitasi produk-produk dari pengguna biogas kami dalam bentuk pupuk organik, supaya bisa digunakan dalam kegiatan urban farming. Untuk saat ini di Jakarta memang belum banyak menggunakan biogas ini, karena kebanyakan programnya dilakukan di daerah-daerah yang banyak peternakan sapi, ayam, burung puyuh dan lemna (duckweed).

Wilayah BIRU yang paling dekat ada di wilayah Bekasi, memang spotnya belum banyak. Namun jika sudah banyak akan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat di Jakarta dan sekitarnya. Juga, jika ada Bapak-Ibu yang memiliki bisnis atau rekanan yang memiliki bisnis pengolahan tahu dan ingin dibuatkan biogas, bisa juga menghubungi kami.

Sampai jumpa pada network event berikutnya! Ayo manfaatkan jaringan AgriProFocus untuk memperluas jaringan, berbagi kesempatan baru, dan menggagas inisiatif bersama.

---

Network Event # 2 AgriProFocus Indonesia Network

Our second Network Event this year combined with Learning Event, in collaboration with Workout.ID. This event is a regular activity of AgriProFocus with the aim of providing space for various parties working in agriculture to interact and do the informal networking. On Tuesday, September 12, at least 35 members and partners came to take advantage of this networking opportunity to get new contacts, promote product or activities, and share information related to agriculture. We summarized the pitching which done by some of participants during the event so that members who can't attend did not miss the information. The pitching is done by:

Putra Aditya (YSEALI - Embassy of the United States)

YSEALI is a platform for youth throughout Southeast Asia aged 18-35 years, which has initiative activities in the community with a main theme on education, sustainable development, civic engagement & economic empowerment. The YSEALI platform offers a wide range of programs, such as academic and professional exchanges in the United States for 1 month, thematic regional workshops in Southeast Asian countries, a project competition where we call friends who have projects that want to be funded by the US government. We also offer our network to other friends in Indonesia, as well as other ASEAN countries that have the same initiative and interest to jointly do something.

Thomas Pandu (Milenias Farmer)

We are developing a system to make urban farming business more affordable. Our vision and mission are: first,to make organic food prices can be more affordable; second, developing urban farming system that is urban area friendly, less maintenance. Starting from putting seeds to harvest can be completely untouched by automatich system and the plant maintained organically.

Because we are still a start-up, then we also still need feedback on customer experience. Here, for the first 7 people I provide the module with original price Rp 350.000, but for this event I give special price of Rp 100.000. This module only needs water, no need for fertilizer and not difficult to maintenance.

Arijuddin Yusuf (Creative Agriculture Management)

I run Creative Agriculture Management business, with a focus on urban hydroponic farming education. My team and I do a lot of education in schools and campuses and waste processing (used styrofoam, plastic bottles). We pack this hydroponic urban farming package at a more affordable price. We also provide hydroponic tools, such as nutrients (self-made), rockwool, etc.

Rosemary (Women Group)

I am from a community of housewives in a Buddhist organization. I am also active in Cooperative Maju, Puri Kembangan-West Jakarta. Saturday and Sunday (16-17 September 2017) we will be holding workshops and expo events. So far the speaker who will be present in the event is Mr. Bambang (Bina Swadaya), also from Trubus and many more. The event is free and open to the public.

Yudha Hartanto (Yayasan Rumah Energi)

Yayasan Rumah Energi is a foundation established by Hivos to continue the Biogas Rumah (BIRU) program. In BIRU we have a program that processing biogas waste from the farmers into organic fertilizer. We have branches in 10 provinces since 2009 (Lampung, Banten, Yogyakarta, East Java, Bali, Lombok, West Sumbawa, Sumba and South Sulawesi). We offer organic fertilizers, made by our biogas user, in order to be used in urban farming activities. For the time being in Jakarta it has not been much use of this biogas, because most of the program is done in areas that has many cattle , chickens, quail and lemna (duckweed).

The closest BIRU site is in Bekasi area, in the future this site is projected to meet the needs of organic fertilizer of people in Jakarta and surrounding areas. Also, if you have a business or partner who owns a tofu processing business and want to make biogas, you can also contact us.

See you on the next network event! Let's use the AgriProFocus network to expand your circle, share new opportunities, and start joint initiatives.