AgriProFocus Indonesia

Ms.

Jakarta, Indonesia

About Me

Jaringan AgriProFocus Indonesia adalah bagian dari jaringan AgriProFocus global, yang terdiri dari para pemangku kepentingan dari sektor swasta, publik dan masyarakat sipil yang berkomitmen untuk bekerja bersama petani. Kami percaya bahwa petani sebagai produsen utama adalah kunci bagi pertumbuhan ekonomi lokal, sistem pertanian dan pangan yang berkelanjutan serta ketahanan pangan bagi semua. Jaringan kami adalah tempat berkumpul para pemangku kepentingan mulai dari sektor swasta, pemerintahan, dan masyarakat yang berkomitmen bekerja untuk kewirausahaan petani. Misi jaringan adalah untuk fasilitasi koordinasi, perantara bisnis, memciptakan ruang aksi bersama bagi banyak pihak, dan berdiskusi.
---
The AgriProFocus Indonesia country network is part of the global AgriProFocus network. As a network we believe that primary producers are key to local economic growth, sustainable agri-food systems, and food security for all. The network convenes stakeholders from the private and public sector and civil society that are committed to work with entrepreneurial farmers. Its mission is to facilitate coordination, broker and create spaces and opportunities for multi–stakeholder action, learning and debate.

Skills and Expertise


Interests


Posted By in Jobs and Call for Proposals
Posted 18 August 2017 at 04:30

Job Vacancy

Click on the tittle of position for more information:
Klik judul posisi lowongan untuk melihat detail informasi:

Swisscontact Vacancy Announcement: PR & Communication Officer, Makassar (deadline August 22nd, 201)

Consultant Writer for the ASEAN Foundation ASEAN Farmers’ Organisations Support Programme (AFOSP) “ASEAN Foundation Factsheet for Supporting to AFOSP 2015 – 2017” (deadline August 25th, 2017)

HIVOS Job Vacancy : Communication Officer, Jakarta ( deadline August  28th, 2017 )

Advisor Agriculture, DeveloPPP.de Pepper Bangka (deadline August 25th, 2017)

Posted By in AgriProFocus Indonesia
Posted 16 August 2017 at 10:44

Happy Independence Day, Indonesia!

Together as a network, we are making agribusiness work for Indonesia development trhough linking, learning, and leadership.

Posted By in Jobs and Call for Proposals
Posted 16 August 2017 at 10:10

SEARCA Graduate Scholarship for Southeast Asians

The Southeast Asian Regional Center for Graduate Study and Research in Agriculture (SEARCA) invites applications for its graduate scholarship (MS and PhD) in agriculture and related fields for Academic Year 2018-2019.

Eligibility:

The SEARCA Graduate Scholarship is open to nationals of Brunei Darussalam, Cambodia, Indonesia, Lao PDR, Malaysia, Myanmar, the Philippines, Singapore, Thailand, Timor-Leste, and Vietnam who are regular employees of academic, research or government institutions and not more than 35 years old (for Master’s degree) or 40 years old (for PhD) at the time of application.

Fields of Studies:

Agriculture and related sciences (including biological sciences, fishery, environmental science, statistics, forestry and social sciences)

Thesis/Dissertation:

With the Tenth Five Year Plan as guide, the graduate scholars’ thesis/dissertation topics must fall within any of the following ISARD priority themes and focus area

... Read more

Posted By in AgriProFocus Indonesia
Posted 11 August 2017 at 09:44

Baca versi bahasa di bawah

Master educated young women back to village to start organic farming

Apni Olivia Naibaho, 34 years old, quit job in capital city to start organic farming. She founded Siantar Sehat in 2013 and now work with 6 other female farmer to produce organic vegetables and processed vegetables into healthy snack. Two Months a go, Siantar Sehat has launched its apps to make consumer easy to buy the healthy organic vegetables.

Apni Olivia Naibaho, a young female farmer from Pematang Siantar, North Sumatera is one of our Young Agripreneurz Ambassador 2016 finalist and been honored as most dedicated participant. Before become a farmer, she is graduate from master program in one of university in Jakarta and used to work in capital city for years. During that time, whenever she come home to Pematang Siantar, she looks at the way of farming that all the farmers in her region done : using pesticide and chemical fertilizer massively. This way of farming affects the products qual

... Read more

arafat nengkoda nengkoda senang rasanya mendengar berita ini...semoga kedepannya semakin baik...yang disayangkan, jarang ada yang komentar ya, karena dengan ada nya komentar yang bersifat membangun, maka tercipta jaringan yang kondusif, wawasan waewasan baru, saling bertukar inovasi ataupun informasi yang berujung meningkatkan taraf kesejahteraan, di indonesia sudah mulai digalakan atau ada program bertani bagi anak-anak usia dini agar mereka mmengerti dengan apa yang mereka makan, tetapi sangat disayangkan program tersebut umumnya di sekolah yang elit saja.

1 week 10 hours ago

Maula Paramitha Wulandaru Betul Mas, belum banyak yang berkomentar, perlu distimulasi terus. Untuk edukai anak usia sekolah namun tidak terintegrasi dengan sekolah, salah satunya sudah diinisiasi oleh Daeng Jamaluddin Dg Abu

5 days 9 hours ago

Posted By in AgriProFocus Indonesia
Posted 9 August 2017 at 07:51

Baca versi bahasa di bawah

Indonesia among top 25 countries in Food Sustainability Index

This was a positive result compare to the same report in 2016 ranked Indonesia in 71th out of 133 countries

Indonesia’s agriculture was included among the top 25 countries in the Food Sustainability Index (FSI). The FSI, released by the UKs Economist Intelligent Unit (EIU) as well as Barilla Center for Food and Nutrition (BCFN), shows Indonesia to be at the 21st position out of 133 countries.

Research on FSI is composed of 58 indicators covering four aspects, namely the overall production, sustainable agriculture, food loss and waste, as well as nutritional challenges. Overall, Indonesia is ranked 21st after Brazil and above the United Arab Emirates, Egypt, Saudi Arabia, and India. In sustainable agriculture category Indonesia is ranked 16th after Argentina and above China, Ethiopia, United States, Nigeria, Saudi Arabia, South Africa, Egypt, United Arab Emirates, and India.

In this category, Indones

... Read more

Posted By in AgriProFocus Indonesia
Posted 3 August 2017 at 05:25

Bersediakah Anda meluangkan waktu 10 menit untuk berkontribusi pada perbaikan pendidikan pertanian di Indonesia? Mari isi kuesioner berikut:

Pemilik usaha Agribisnis yang terhormat,

Pemerintah Indonesia dan Belanda telah sepakat untuk fokus pada peningkatan kapasitas sekolah SMKA, untuk memastikan:
1) para lulusan dapat menjawab kebutuhan Anda di perusahaan/bisnis Anda
2) terjadinya peningkatan tingkat produksi pertanian.

Oleh karena itu kami meminta pendapat anda sebagai pemilik usaha agribisnis dengan mengisi kuesioner ini. Terima kasih atas partisipasi Anda.

----

Are you willing to contribute to a better agriculture education in only 10 minutes time? Please fill out this questionnaire:

Dear Agri business owner,

The Indonesian and Dutch Governments agreed to focus on enhancing the capacity of SMKA schools, in order to ensure:

1) that graduates are responding to your needs in your companies/businesses

2) an increase in the level of agricultural production.

Therefore we are requ

... Read more
dec
06

From Farm to Table Expo

Event posted by in AgriProFocus Indonesia
  06 December 2017 to 09 December 2017 - All Day Event
  Indonesia Convention Exhibition ICE, BSD City Tangerang

From Farm To Table Expo 2017 is an International Exhibition on Farm and Agricultural Industry & Supply Expo that will be held at Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Tangerang, Indonesia on 6 – 9 December 2017.

With 400+ exhibitors from 14 countries, this expo is the meeting place for the entire agriculture and food processing industry. You can join this exhibition as a visitor or exhibitor. For more information click www.fromfarmtotableexpo.com



Posted By in AgriProFocus Indonesia
Posted 11 July 2017 at 07:44

Mengenal Ekonomi Sirkuler di Indonesia

Penelitian Faktor yang Mempengaruhi Promosi Ekonomi Sirkular di Indonesia untuk Kebangkitan Kerjasama Agribisnis oleh Sahat M. Pasaribu

Konsep ekonomi sirkuler sebenarnya telah dilakukan sejak lama di Indonesia, khususnya pada industri besar dan menengah, namun belakangan ini perencanaan pembangunan ekonomi kurang memperhatikannya. Perusahaan-perusahaan pabrik kertas dan perkebunan besar termasuk diantara usaha ekonomi yang melaksanakan konsep ini. Pada skala ekonomi yang lebih kecil dalam bidang pertanian, kerjasama antara perusahaan besar dengan pertanian rakyat sudah berlangsung dengan baik, memberikan keuntungan ekonomi, memperbaiki kualitas lingkungan dan menjanjikan persaingan yang kompetitif. Masyarakat sebenarnya sudah menerapkan konsep ekonomi sirkuler pada sistem usahatani terintegrasi yang mereka lakukan, namun perkembangannya masih kurang memuaskan.

Faktor-faktor yang terkait dengan kelembagaan sangat berperan dalam mempromosikan

... Read more

Posted By in AgriProFocus Indonesia
Posted 6 July 2017 at 07:36

Call for Application: The Agro Market-Linkages SDG Fund

Apakah Anda memiliki usaha di bidang agrikultur? Apakah usaha tersebut menciptakan dampak sosial dan lingkungan? Dapatkan kesempatan untuk mendapatkan pendanaan dan mentoring dari The Agro Market-Linkages SDG Fund.

The Agro Market-Linkages SDG Fund adalah pionir perdanaan di Indonesia yang menggabungkan sumber dana publik dan swasta. Berbentuk direct debt investment, dana ini dialokasikan kepada usaha-usaha sosial di bidang agrikultur untuk memperbesar potensi pasar dan dampak sosial mereka di Indonesia. The Agro Market-Linkages SDG Fund diinisiasi oleh UNDP (United Nations Development Programme), ANGIN (Angel Investment Indonesia), dan Challenger 88, serta didukung oleh pemerintah Kanada.

Klik di sini untuk informasi lebih lanjut.

Klik di sini untuk mendaftar.

---

Call for Application: The Agro Market-Linkages SDG Fund

Do you have any business in agriculture sector? Does the business create social and environmental impacts? Try

... Read more

Posted By in AgriProFocus Indonesia
Posted 23 June 2017 at 10:01

Selamat Hari Raya Idul Fitri

AgriProFocus Indonesia mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri kepada para anggota jaringan yang merayakan. Kantor kami akan tutup pada 26 - 30 Juni 2017. Sampai jumpa di bulan Juli 2017.

---

Happy eid mubarak and holidays for all of our network members our office will be closed from 26 - 30 June 2017. See you all again in July 2017.

Posted By in AgriProFocus Indonesia
Posted 12 June 2017 at 06:38

Diskusi Susut Hasil Pascapanen Mangga dan Tongkol untuk Nutrisi

Setelah Workshop Meminimalisir Susut Hasil Pascapanen untuk Nutrisi pada tanggal 21 Maret 2017, GAIN lebih lanjut mengeksplorasi kerugian pascapanen di Mango dan Tongkol dengan studi mendalam oleh Dalberg. Tujuannya adalah untuk melihat lebih dalam susut hasil pascapanen di kedua rantai nilai komoditas ini dan mengidentifikasi potensi intervensi untuk membawa Postharvest Loss Alliance for Nutrition (PLAN) di Indonesia dengan melibatkan pemangku kepentingan utama yang relevan. Bersama dengan GAIN dan AgriProFocus Indonesia, Dalberg mempresentasikan temuan awal mereka mengenai rantai nilai Mangga dan Tongkol melalui diskusi roundtable, pada tanggal 23 - 24 Mei 2017 di Jakarta.

Bapak Galopong Sianturi mewakili Direktur Gizi Masyarakat Kementerian Kesehatan mengatakan dalam sambutannya, "Kami juga memperhatikan bagaimana makanan dihasilkan, dipanen, didistribusikan dan atau diproses. Kami menyadari bahwa hilangnya panen pasca pa

... Read more

Posted By in AgriProFocus Indonesia
Posted 12 June 2017 at 04:55

Roundtable Discussion on Post Harvest Loss for Nutrition in Mango & Tongkol

After the workshop Minimizing Postharvest Loss for Nutrition on March 21st 2017, GAIN futher explored post harvest loss in Mango and Tongkol with an in-depth study by Dalberg. The aim is to assess the post-harvest losses in these two value chains and identify potential intervention to bring Postharvest Loss Alliance for Nutrition (PLAN) in Indonesia by engaging key relevant stakeholders. Together with GAIN and AgriProFocus Indonesia, Dalberg presented their preliminary findings on Mango and Tongkol value chains through a round table discussion, on May 23 – 24th 2017 in Jakarta.

The broad topic areas covered during the roundtable are: an overview of the Mango and Tongkol value chains and associated Post Harvest Loss and Waste, the financing landscape for key actors involved in the Mango and Tongkol value chains, and potential opportunities and intervention areas as part of PLAN. Mr. Galopong Sianturi, Directo

... Read more

Posted By in AgriProFocus Indonesia
Posted 12 June 2017 at 04:53

Mengurangi Susut Hasil Pascapanen untuk Nutrisi

FAO mengestimasi 1/3 pangan yang diproduksi di seluruh dunia hilang atau tebuang antara produksi hingga konsumsi. Tak hanya berdampak sosial, ekonomi, dan lingkungan, susut hasil ini juga memperburuk kelaparan dan malnutrisi pada 800 juta orang, kerugian ekonomi mencapai USD 940 miliar, serta berdampak pada penggunaan air yang signifikan and emisi gas rumah kaca (FAO, 2011). Dengan mengurangi susut hasil dan bahan pangan yang terbuang, kita dapat menawarkan dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan yang lebih baik.

GAIN tengah mengembangkan Aliansi Susut Hasil Pasca Panen untuk Nutrisi (Posharvest Loss Alliance for Nutrition/PLAN) untuk mengurangi susut hasil pascapanen dan sampah pangan secara global dengan cara menjawab kurangnya pengetahuan, teknologi, dan akses keuangan serta koordinasi yang buruk di sepanjang rantai pasok pangan utama. Pendekatan ini berfokus pada rantai nilai yang mampu atau berpotensi memenuhi nilai nutrisi signifikan un

... Read more

Posted By in AgriProFocus Indonesia
Posted 12 June 2017 at 04:38

Workshop Minimizing Postharvest Loss for Nutrition

According to FAO estimates about 1/3 of all food that is produced worldwide is lost or wasted between production and consumption. The impacts are social, economic and environmental as this wastage exacerbates hunger and under - and malnourishment of about 800 million people, leads to an estimated $940 billion in economic losses per year and has a significant impact on the use of water, cropland and greenhouse gas emissions (FAO, 2011). Turning this around we can also state that reducing food loss and waste offers opportunities for positive social, economic and environmental impact.

GAIN has developed the Postharvest Loss Alliance for Nutrition (PLAN) in order to decrease Post Harvest Losses and Waste (PHL/W) globally by “addressing the lack of knowledge, technology and access to finance as well as the poor coordination along key food supply chains”, with a particular focus on those value chains that provide or have the potential to pro

... Read more

Posted By in AgriProFocus Indonesia
Posted 6 June 2017 at 05:25

Eksplorasi Solusi Pertanian Pangan lewat Idea Jam

Pada 2050, 70% penduduk dunia akan terpusat di area urban, terutama negara-negara Asia seperti India, China dan Indonesia. Tanpa inovasi yang memadai, area urban akan kesulitan memenuhi kebutuhan pangan penduduknya. Pangan tak bisa dilepaskan dari peran pertanian. Selain jumlah penduduk yang makin meningkat, sektor pertanian menghadapi berbagai tantangan seperti perubahan iklim, kemiskinan, akses terhadap sumberdaya tanah dan air. Di sisi lain, kelaparan termasuk malnutrisi dan pangan yang terbuang masih terjadi dimana-mana. Petani pun masih menghadapi ketidakpastian pasar dan fluktuasi harga. Hal-hal ini tak bisa diselesaikan dengan bisnis seperti biasa, perlu terobosan kewirausahaan sosial untuk menjawab tantangan tersebut.

AgriProFocus Indonesia memfasilitasi anggota jaringannya dalam Idea Jam #1 untuk memikirkan bersama solusi persoalan pertanian pangan, 20 Februari 2017 lalu. Acara ini menantang peminat kewirausahaan sosial untuk m

... Read more

Posted By in AgriProFocus Indonesia
Posted 6 June 2017 at 05:00

Networking Event for Coffee Players

On March 14, 2017, AgriProFocus Indonesia with Scopi, Anomali Coffee, and Ceritain Kopi Indonesia organized a networking event for coffee sector actors. The purpose of this event is to provide space for members of the AgriProFocus Indonesia network, especially for those working in the coffee sector, to do networking informally. More than 60 actors from the coffee sector came from coffee farmers, farmers' organizations, cooperatives, roasters, coffee shops, traders, exporters, financial institutions and NGOs.

Participants use this event to share information, seek opportunities and business cooperation, and promote products. The event consists of pitching sessions, matchmaking, and product exhibitions. There are 20 participants who signed up for pitching and more than 15 products on display. Here are some organizations that did the pitching:

CV Royal Ontosoroh, represented by Adri, is a trading unit of coffee exporters, especially from Java and Flores. This CV

... Read more

Posted By in AgriProFocus Indonesia
Posted 6 June 2017 at 04:49

Networking Event untuk Pelaku Kopi

Tanggal 14 Maret 2017 lalu, AgriProFocus Indonesia bersama Scopi, Anomali Coffee, dan Ceritain Kopi Indonesia menyelenggarakan acara berjejaring untuk pelaku sektor kopi. Tujuan acara ini adalah menyediakan ruang bagi anggota jaringan AgriProFocus Indonesia, terutama yang bekerja di sektor kopi, untuk bertemu dan berjejaring secara informal. Lebih dari 60 pelaku sektor kopi hadir mulai dari petani kopi, organisasi petani, koperasi, roaster, coffee shop, pedagang, eksporter, institusi keuangan, dan NGO.

Peserta mnggunakan acara ini untuk berbagi informasi, mencari kesempatan dan kerjasama bisnis, serta mempromosikan produk. Acara ini terdiri dari sesi pitching, matchmaking, dan pameran produk. Ada 20 peserta yang mendaftar pitching dan lebih dari 15 produk yang dipamerkan. Berikut adalah beberapa organisasi yang melakukan pitching:

CV Royal Ontosoroh yang diwakili oleh Adri, adalah unit dagang menegah ekportir kopi , khususnya dari Jawa dan Flores. C

... Read more

Posted By in AgriProFocus Indonesia
Posted 3 May 2017 at 03:51

Perubahan Personil

Dear anggota jaringan AgriProFocus Indonesia,

Akhir bulan Maret lalu Ibu Tina Napitupulu mengundurkan diri dari posisinya sebagai koordinator jaringan negara AgriProFocus Indonesia. Kita semua berterima kasih atas energi dan karyanya selama bergabung bersama AgriProFocus Indonesia, yang membuat jaringan ini semakin hidup and sangat aktif menjalankan saling hubung dan pembelajaran bersama. Semoga sukses untuk karir berikutnya, Bu Tina!

Berita bagusnya, sejak awal April lalu kita memiliki koordinator jaringan negarayang baru, Pak Dedi Triadi. Kami percaya diri jika jaringan AgriProFocus Indonesia akan semakin kuat dan bekerja semakin baik memfasilitasi saling hubung, pembelajaran bersama, dan kepemimpinan di bawah koordinasi Pak Dedi.

---

Personnel changes

Dear AgriProFocus Indonesia member,

Last March Ms. Tina Napitupulu left her position as country network coordinator of AgriProFocus Indonesia. We thank her for her energy and effort during her time with us, which made

... Read more

Posted By in AgriProFocus Indonesia
Posted 22 February 2017 at 05:30

Akses Pembiayaan

Model Pembiayaan UMKM Gula Kelapa di Indonesia

Indonesia adalah produsen gula kelapa terbesar di dunia, namun kesejahteraan pengusaha kecil-menengah gula kelapa relative rendah. Ini disebabkan oleh berbagai persoalan, salah satu yang paling mendesak adalah pembiayaan. Tujuan penelitian ini adalah memformulasi model pembiayaan untuk UMKM gula kelapa di Indonesia. Penelitian yang dilakukan di Banyumas, Jawa Tengah, ini menunjukkan bahwa UMKM gula kelapa tidak memiliki akses langsung ke bank. Perajin biasanya mendapat asistensi pinjaman uang dari pengepul/kolektor. Imbalannya, perajin harus menjual gula kelapanya ke pengepul/kolektor dengan harga yang ditentukan (oleh pengepul/kolektor). Umumnya, harga yang ditentukan oleh pengepul ini lebih rendah dari harga pasar, margin ini dianggap sebagai bunga pinjaman uang yang diberikan kepada perajin. Ini membuat produsen gula kelapa terjerat dalam sistem brokering. Berdasarkan analisis, formulasi model pembiayaan yang diperoleh yai

... Read more

Posted By in AgriProFocus Indonesia
Posted 22 February 2017 at 04:07

Akses Pembiayaan

Resiko dan Pembiayaan di Sektor Kopi: Bagaimana Meningkatkan Manajemen Resiko dan Akes Pembiayaan di Sektor Kopi

Laporan ini menampilkan berbagai program dan mekanisme mengelola resiko, dengan fokus di inovasi untuk meningkatkan akses pembiayaan. Laporan ini bertujuan meningkatkan kesadaran resiko dan dampaknya pada pelaku berbeda di tahap yang berbeda di rantai nilai kopi. Laporan menyoroti kebutuhan kolaborasi antar semua pelaku dalam sektor kopi, baik secara nasional maupun global, dan memaparkan kesempatan potensial untuk mengingkatkan manajemen resiko dan akses pembiayaan secara koordinatif. Dua kasus final dalam laporan ini menunjukan siklus untuk meningkatakan manajemen resiko yang menyebabkan mengingkatnya akses ke pembiayaan. Pada akhirnya, terjadi siklus yang membuat manajemen resiko lebih berkembang ke tahap selanjutnya.

Baca selengkapnya di http://www.ico.org/WorldBankCompendium_e.asp

---

Access to Finance

Risk and Finance in the Coffee Sector: How to Improve

... Read more