duta-petani

Posted By in Youth - Jeunesse
Posted 2 August 2017 at 12:10

#Highlight2016: Campaign: Young Agripreneurz Ambassador 2016

Tina Napitupulu, (former) Country Coordinator, AgriProFocus Indonesia:

“The Young Agripreneurz Ambassador is a competition and campaign organised by the Innovation and Learning Community Youth and Agriculture under the AgriProFocus Indonesia network. The goal of the campaign was to promote agri-entrepreneurship among youth and make agriculture more attractive as a source of income. The chosen ambassadors set up a campaign to show the young generation that agribusiness is cool and there are young farmer entrepreneurs who have been successful in developing their agribusiness, especially in Indonesia. The candidates who entered the competition were provided with a series of trainings and classes, including IT and business, value chain analysis, but also training in leadership and public speaking. We visited companies, a school, and even held a press conference with much media attention.

Our network involved various members and stakeholde

... Read more

Posted By in AgriProFocus Indonesia
Posted 11 January 2017 at 08:13

Snapshot:

Building Optimism Towards Sustainable Agriculture Through Youth Agripreneurs Ambassadors 2016

Young farmers only make up 12 percent of the total farmers in Indonesia. As informed by Ministry of Agriculture, food production has been dependent on farmers population, which in fact, is getting smaller each year. Data from the Indonesia Central Bureau of Statistics 2013 shows only 12 percents farmers is under 35 years old. This percentage is very low when considering their role for preparing and providing Indonesia on sustainable food, in 20 years ahead. In order to strengthen farmers regeneration issue, apart from study and meeting with agriculture experts, youth and farming working group which includes CSO and private sectors under the umbrella of network which is called AgriProFocus Indonesia, we decided to organise campaign activity, entitled Youth Agripreneurs Ambassadors 2016, which is second time after 2014. This collective initiative is very important to enhance farmers re

... Read more

Maula Paramitha Wulandaru Thanks Mbak Andy for sharing this to all of us. It has been our pleasure to work with Oxfam in Indonesia through Innovation Community Youth and Farming. Let's keep the good work!

7 months 1 week ago

Posted By in AgriProFocus Indonesia
Posted 10 January 2017 at 09:58

Perhatikan. Air, udara, tanah, cacing tanah, ikan, tomat, cabai, sente dan rumput liar dan lain-lain adalah entitas yang berbeda. Tapi mereka bisa hidup bersama. Saling sapa dan bersimbiosa. Mereka yang berbeda bukan lah sesuatu yang lain. Tak ada yang di negasi. Tak ada yang disia-sia. Mari kita bertani secara rajin. Jangan malas berkreasi. Rumput liar bukanlah entitas yang harus di buang. Dia jadi penopang mikroba dan penyubur tanah. Memang, bagi penggila tani yg hafal ajaran kimiawi akan mengatakan rumput liar itu haram hidup karena akan menggerogoti nutrisi cabai. Ini yang kita sebut dengan sesat pikir cara bertani kita selama ini.

Saya, Agung Suseno Seto. Asal Kebumen-Sempor, Jawa Tengah, Pak Tani muda yang tak lelah untuk belajar dan terus mencari, adalah salah satu petani yang belum sejahtera dan kaya. Bertani seadanya sesuai kemampuan finansial dan modal usaha yang dipunya. Tapi saya yakin, adik-adik saya yang dibangku kuliah kini dan senior-senior yang tengah berjibaku dengan lad

... Read more

Maula Paramitha Wulandaru Hai Mas Agung, terima kasih sudah berbagi di sini. Bisa berbagi lebih jauh apa yang dimaksud teknik tanpa nama itu? Seperti apa praktiknya? Apa keunggulannya dibanding teknik lain yang Mas Sebutkan di atas? Dan dukungan apa yang dicari di jaringan ini? (misalnya publikasi, koneksi, atau apa?

7 months 1 week ago

agung suseno seto agung trm ksh mbak sudah respon.maaf bila kesannya terlalau obsesif.maklum, darah muda.
mengapa harus "Tanpa Nama"? karena saya memandang belum ada pola serupa disekitar saya.bahkan seantero dunia.
secara prinsip, ya,ada persamaannya.yakni terpadu.
tpi dalam teknis, "Tanpa Nama" itu unek-unek ekspresif dan kreasi saya.
seperti apa teknisnya?produktifitas "tanpa batas". ada ikan, belut, cacing tanah, cacing sutra,tanaman,pupuk cair organik,dan lain-lain.
mereka hidup satu rumah.beda kamar.saling bersimbiosa.satu ekosistem.satu habitat.sebuah siklus ekosistem yg saling menopang satu sama lain.
tanaman dapat nutrisi.cacing sutra dapat substrat untuk pakannya.media cacing tanah hidup nyaman dan pakannya dari limbah ikan.
akar tanaman memecah konsentrasi racun pada feses ikan.batu menjerat limbah padat.kelembaban media cacing tanah yang stabil.
tanpa disiram.berbeda dengan hidoponik dan akuaponik, bila "mati lampu" dan bahkan fotosintesis berlebih, tanaman tetap merekah.
keunggulannya?rekayasa pola panen.panen musiman, panen tahunan, panen bulanan, panen mingguan, panen harian.ada produk primer, skunder,kuarter,tersier.
bila kesepadanan ekosistem terbentuk efektif, sangat mungkin semuanya menjadi produk primer.
motivasi dan dukungan?saya ingin di bimbing mbak.ingin dipandu.ingin ada yang ngajak saya ke sekolah-sekolah untuk mendirikan miniatur
budidaya ikan-pangan terpadu.ini bisa menjadi monumen berharga untk menjaga ruh re-generasi petani muda.
dan yg pasti lagi,motifasi saya; ada kanal-kanal pemberdayaan yg hadir di depan saya agar saya bisa mendayung sampan kesejahteraan saya dari hasil budidaya ikan-pangan terpadu.
prinsipnya: "dalam satu tarikan nafas menghasilkan produktifitas tanpa batas. sampai titik terakhir tetesan air mengalir."
prinsip ini saya ambil dari pesan alam. inilah rekayasa alami tanpa intervensi dan kontaminasi alam secara langsung.
kelebihan lainnya?tak mengenal musim.tanaman tanpa kimiawi.ini natural farming?bukan. ini akuaponik?bukan. ini hidroponik?bukan. ini pertanian terpadu?juga bukan.lalu apa namanya?inilah teknik "Tanpa Nama".trm ksh.trm ksh.

7 months 1 week ago

Maula Paramitha Wulandaru Mas Agung, terima kasih atas penjelasannya. Saya sepakat dengan teknik Mas Agung mengelola pertanian dengan prinsip siklus ekologi. Ini bisa jadi jalan keluar bagi tantangan kerusakan sumberdaya pertanian yang semakin parah di masa depan.

Terkait dukungan yang dicari, silakan saja mendetailkan kebutuhan panduan/bimbingan yang diperlukan seperti apa. nanti kita bantu sambungka ke narasumber yang tepat. Ini bisa dilakukan secara online di sini. Dan bila ada acara-acara offline di Jawa Tengah dan sekitarnya oleh anggota AgriProFocus, kami akan infokan ke Mas Agung.

7 months 1 week ago

agung suseno seto agung Salam.Mbak,trm ksh infonya.saya skrng di Aceh.Aceh Timur.Gampong Bukit Tiga.Kecamatan Birem Bayeun.saya diminta orang tua mengembangkan lahan.kebetulan ada sepetak lahan/pekarangan yang belum maksimal produktifitasnya.

7 months 1 day ago

AgriProFocus Indonesia Halo Mas Agung, sip. Silakan gunakan online platform ini untuk terus berbagi inovasi pertanian atau ingin mengangkat persoalan yang ingin didiskusikan bersama ya. Kami tunggu. Salam.

6 months 4 weeks ago

Posted By in AgriProFocus Indonesia
Posted 23 December 2016 at 03:08

Jual Sayur dan Buah Berubah Jadi Toko Tani Organik

Potensi Pertanian Yang Luar biasa, namun sayang pemasaran masih biasa – biasa saja, menjadi latar belakang toko Tani Jual Sayur dan buah tepatnya Tahun 2013 Lalu, dengan keberanian dan keyakinan bahwa jalan ini adalah jalan yang tepat untuk membantu petani dalam proses pemasaran hasil pertanian.

Dengan bermodalkan keyakinan akhirnya keputusan jatuh kepada satu pilihan yaitu toko jual Sayur dan buah harus ada, sehingga di tahun 2013 Ruko yang terletak di Jln Mangka Dg. Bombong Ruko 20 A. Sungguminasa Kab. Gowa Sulawesi Selatan resmi di kontrak.

Melalui Ruko ini, dengan Tema Jual Sayur dan Buah, akhirnya hasil pertanian mulai di pasarkan, baik kepada masyarakat sekitar atau tetangga – tetangga sekitar Ruko, Pasar – pasar tradisional yang ada di Makassar dan pengiriman ke luar pulau Sulawesi.

Menjalankan usaha sambil kuliah, menjadi aktifitas yang asik dan menantang, hingga akhirnya kesibukan kuliah dan hasil pertanian yang tidak mas

... Read more

Posted By in AgriProFocus Indonesia
Posted 22 December 2016 at 12:03

Firstly, let me introduce my self in this forum. I am Rici Solihin, a creative, responsible and motivated farmer with genuine interest in business and agriculture from Indonesia. I am also an owner of Paprici, Indonesian Vegetables Supplier and Bell Pepper Cultivation. While completing my Master of Science Management Program at Universitas Padjadjaran, I developed Farmtastic, a start-up project, to solve the high logistic cost and networking problem for small-scale farmers which was awarded as 1st winner of YSEALI Pitch Master Chef Business Competition at Ho Chi Minh City, Vietnam in 2016. I was a finalist of Mandiri Young Entrepreneur Award and represented Indonesia in ASEAN Student Visit India Program. Currently, I have been chosen as Young Agripreneurz Ambassador 2016 organized by Agriprofocus Indonesia. I am also a young lecturer who empower young entrepreneurs and local farmers in rural areas. Please feel free to share with me about your entrepreneurship and farming experience.

Rici Solihin hai @anne, it is nice to know you too. Thank you for your support and very nice greeting. Wish you all the best with your activites too! :)

8 months 6 hours ago

Ence Suhana Selamat ya bu atas prestasinya baik d budang wirausahanya mau oun terpikihnya sebagai duta petani muda mohon bimbingannya perkenalkan saya  ence suhana dr subang saya juga seorang petani sekaligus wira usaha di bidng ternak jangkrik dn ternak atau budidaya benih ikan mas juga dan saya masih tercatat sebagi mahasiswa agribisnis pertanian di universitas subang...barang kali ada info buat beasiswa pendidikan toww beasiswa penelitian sekarang saya lagi meneliti efektifitas pupuk organik cair dr kotoran jangkrik...dan saya memvutihkan dana untuk hal tersebut teimakasih atas waktunya

7 months 4 weeks ago

Ence Suhana Minta webnya tow contacknya bang

7 months 4 weeks ago

Rici Solihin Thank you for your a nice greeting Maula Paramitha Wulandaru
Great question! In my opinion the greatest challenge so far coming from the availability of competent human resources in agriculture. It is because most of local farmers live in rural area and they are lack of entrepreneurial skills and has lower education level. On the other hand, most of educated people want to be the middlemen in the food supply chain. So, it is hard to find a new worker who has passion in agriculture. Thus make the distribution chain become long and reduce the income margin for the local farmers, reduce the quality and increase the price for end consumer.

7 months 3 weeks ago

Rici Solihin Terima kasih mas Ence Suhana
Wah usaha yang menarik sekali, saya juga memulai berwirausaha budidaya paprika sejak saya masih duduk di bangku perkuliahan walaupun saya bukan basicnya di bidang pertanian. Nilai baiknya Anda punya pendidikan yang linier dengan bidang usaha sehingga harapan saya Anda bisa lebih konsisten dalam menjalankan bisnis tersebut. Untuk peluang beasiswa wirausaha cukup banyak khususnya untuk di perguruan tinggi baik tingkat diploma atau sarjana karena dari Dikti dan Universitas biasanya ada program kreativitas mahasiswa atau lebih dikenal dengan PKM serta program mahasiswa wirausaha (PMW) mungkin bisa mulai cari info-info mengenai program tersebut di bagian biro kemahasiswaan. Program menarik lainnya seperti program beasiswa wirausaha yang sering diadakan oleh Bank BUMN kita hanya saja program tersebut biasa diperuntukkan untuk mahasiswa di universitas tertentu, untuk hal ini mungkin sebaiknya lebih rajin mengunjungi bagian kemahasiswaan kampusnya. Program lainnya bisa juga memantau program wirausaha pemula dari Kementerian Pemuda dan Olah Raga (Kemenpora) yang sering diadakan di pertengahan tahun. Terakhir dapat pula melihat berita terkini mengenai program kewirausahaan yang sering diadakan oleh beberapa NGO dalam maupun luar negeri salah satunya AgriProFocus ini. Tipsnya simpel saja, Anda sebaiknya memiliki rencana bisnis berupa proposal business plan mengenai usaha yang sedang dijalankan, coba tonjolkan apa inovasi yang diciptakan, manfaat untuk masyarakat sekitar. prospek usaha tersebut dilihat dari perhitungan keuangan, pangsa pasar serta ulas keunggulan usaha itu dibandingkan dengan usaha lainnya. Untuk info lebih jelas mungkin bisa mengunjungi website pribadi saya yang terkadang membahas mengenai pembuatan proposal bisnis serta info lomba kewirausahaan di http://ricisolihin.com atau website usaha saya di http://paprici.com

7 months 3 weeks ago

Yuk, Kenalan dengan 10 Finalis Duta Petani Muda

Klik di sini untuk unduh booklet profil mereka

---

Brief Profile of 10 Finalists Youth Agripreneurs Ambassador

Ahmad Tarmizi

Active, skilled, innovative and religious those words are farmer Ahmad Tarmizi’s motto. His enterprise “UB Tempe Lokal Lombok” a soy, greenbean and corn processing plant that he founded at 2014, now thrives and covers 6 districts in West Nusa Tenggara Province with additional 30 employes.

He hopes that through farming, farmers can elevate their status in society. For him, if farming can fully utilizing technology farming would be a profitable job, that can attract the youth to parcticipate in.

Apni Olivia Naibaho

Two and a half years ago she started her agribusiness entrepreneur after just graduating from organic farming course in Sentul. Now she is known as one of the succesfull agriculture entrepreneur in Pematang Siantar. Drived by her concerns about farmer’s poverty caused by middleman-controlled farming in

... Read more

10 Duta Petani Muda Merajut Optimisme untuk Pertanian

Jakarta, 19 November 2016 _Produksi pangan sangat bergantung pada populasi petani yang semakin hari semakin menurun. Data Badan Pusat Statistik memperlihatkan hanya duabelas persen petani yang berumur di bawah 35 tahun (BPS 2013). Duabelas persen adalah angka yang sangat sedikit untuk mempersiapkan keberlanjutan pangan 20 tahun lagi. Menyadari keberlanjutan pangan tidak akan terwujud tanpa adanya regenerasi petani, AgriProFocus Indonesia, Oxfam di Indonesia, Koalisi Rakyat untuk Kedaulatan Pangan (KRKP) dan Kuncup Padang Ilalang (KAIL) menyelenggarakan ajang pemilihan duta petani muda 2016.

“Mandegnya regenerasi petani tak bisa dipisahkan dari wajah pertanian saat ini. Pertanian muram, tak menguntungkan, tak menjanjikan masa depan. Hal ini menyebabkan rendahnya minat masyarakat untuk masuk pertanian. Oleh karenanya diperlukan upaya untuk menumbuhkan kebanggaan menjadi petani. Salah satu upaya tersebut adalah diadakannya pemilihan

... Read more
nov
19

Young Farmers on Top

Event posted by in AgriProFocus Indonesia
  19 November 2016, 15:00-18:00
  Bar At the Roof Top - Artotel, Jl. Sunda No.3, Menteng, Jakarta

Young Farmers on Top

Dengan gembira kami mengundang Anda semua untuk menikamti :

1. Malam Penganugerahan Duta Petani Muda 2016

2. Talkshow dengan Petani Muda

3. Peluncuran buku tentang regenrasi petani (buku akan dibagi ke hadirin)

4. Pertunjukkan music oleh Mentari Novel (Top 7 Miss Indonesia 2015) dan AKar Bambu

5. Makan Malam untuk berjejaring

6. Konferensi pers

Gratis souvenir : Boneka Horta

Mohon melakukan konfirmasi kehadiran DI SINI (wajib)

---

Young Farmers on Top

We cordially invite you to enjoy:

1. Awarding night for Youth Agripreneur Ambassadors 2016

2. Talkshow with Young Agripreneur

3. Book Launching regarding Farmers Regeneration (the book will distributed to attendance during the event for free)

4. Music performance by Mentari Novel (Top 7 Miss Indonesia 2015 ) and Akar Bambu

5. Networking Dinner

6. Press Conference

Free souvenir: Horta Doll (Indonesian Grass Doll)

Reservation is mandatory, please kindly click HERE to confirm your attenda

... Read more


Masih Ada Petani Muda

Sejak diluncurkan tanggal 11 Agustus 2016, program Pemilihan Duta Petani Muda tahun ini mendapat tanggapan sangat baik. Sampai akhir penutupan pendaftaran 11 Oktober 2016, ada 514 petani muda mendaftar lewat website, email, dan pos. Angka ini tentu membangkitkan optimisme regenerasi petani walaupun tidak merepresentasikan keseluruhan jumlah petani muda seantero Indonesia.

Salah satu petani muda perempuan yang ikut roadshow di Kupang, Lorince Nenosaban, berpendapat lebih baik jadi petani daripada jadi TKW di negeri orang. Menurutnya, asal dikerjakan dengan baik, pertanian bisa jadi sumber pendapatan yang lumayan. Lorince dan suami mengelola lahan seluas 4000 m2 dengan komoditas hortikultura bisa mendapat 9 juta rupiah bersih dalam kurun 1,5 bulan. “Duta Petani Muda ini kesempatan yang bagus untuk menunjukkan hasil bertani yang menguntungkan kepada anak muda lain,” ujar Lorince.

Namun penghasilan bertani yang besar saja tidak cukup menarik minat anak muda. Be

... Read more

Rangkaian Roadshow Duta Petani Muda: Bogor, Bandung, Yogyakarta, dan Kupang

Jauh hari sebelum penutupan pendaftaran Duta Petani Muda, panitia melakukan roadshow ke jaringan kampus di Bogor, Yogyakarta, dan Bandung, serta lembaga pemerintah di Kupang, Nusa Tenggara Timur. Roadshow Duta Petani Muda mengajak orang muda dan pemangku kebijakan memikirkan persoalan regenerasi petani yang mandek. Padahal, regenerasi petani berpengaruh pada kedaulatan pangan dan alternatif pekerjaan bagi orang muda di masa depan.

Di Bogor, roadshow bekerja sama dengan BEM Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor tanggal 2 September 2016. Roadshow diawali dengan talkshow “Regenerasi Petani dan Realisasi Upsus Pajale” bersama Dr. Ahmad Junaedi, Dosen Agronomi dan Hortikultura IPB dan Said Abdullah selaku Koordinator KRKP. Ahmad Junaedi menekankan pentingnya memadukan produksi, teknologi, sumber daya lahan dan manusia. Teknologi harus kontekstual melihat kondisi petani yang berlahan sempit dan minim mo

... Read more

Posted By in AgriProFocus Indonesia
Posted 24 October 2016 at 10:06

Konsumen Juga Harus Diedukasi

Agar petani dapat berkelanjutan berproduksi


Biasanya, produk pertanian yang baru jarang dilirik ketika buyer tidak mengerti tentang produk tersebut, sehingga tidak ada "positioning" di mata konsumen. Makanya kita sebagai "jembatan" petani dengan konsumen pasar retail harus bisa mengedukasi konsumen tersebut, sehingga petani pun dapat berkelanjutan dalam produksi. 

Salam petani perempuan Indonesia 😉

Ini loh salah satu butternut dari varietas Hanna. Daya simpannya lebih lama, yaitu 6 bulan karena memiliki kadar air yang lebih rendah. Rasanya pun lebih manis, jadi kalau dijus, ga perlu tambah gula, rasanya sama seperti ubi cilembu saat dikukus. Tp ini lebih renyah dan teksturnya lembut. Cobain yah 😉😆

Hajar Ahmar Waah...mantap keren mbak. Semoga semakin lancar ya mbak dan semakin banyak lagi pemudi2 indonesia yang terjun di dunia pertanian...

10 months 18 min ago

Riah Badriah Aamiin mas hajar.. Salam petani Indonesia 😊😉, jayakan pertanian kita agar terus berkelanjutan

9 months 4 weeks ago

Posted By in AgriProFocus Indonesia
Posted 23 October 2016 at 04:04

Kalau Bukan Kita Siapa Lagi 

Pemuda satu ini antusias dan semangatnya sungguh luar biasa untuk terjun di dunia pertanian. Namanya Mas Joko,  berusia 29 tahun dan asal dari kota Madiun, Jawa Timur. Ia datang ke tempat kami di kota Jombang, Jawa Timur untuk mengambil bibit singkong dan belajar bertani singkong agar semakin bagus dan memuaskan.


Mas Joko saat ini bekerja di Polres Kota Madiun, walaupun mempunyai pekerjaan tetap tetapi Mas Joko ingin bertani dan menjadikan sektor pertanian sebagai bisnisnya. Sungguh luar biasa sobat muda.


Kini saatnya untuk semua pemuda-pemudi penerus bangsa indonesia mari kita bertani dan sama-sama belajar. 


Kalau Bukan Kita Siapa Lagi, Kalau Kita Bersama-sama Kita Pasti Bisa..!!!


Ayo Sobat muda silahkan add fb saya: https://mobile.facebook.com/Giieell.Giieell


Salam Dari Kami Tim Petani Langit Jombang-Jatim

Posted By in AgriProFocus Indonesia
Posted 23 October 2016 at 03:30

Saatnya Anak Muda Kerja Nyata

Bicara pertanian, pasti tak lepas dari teknis pengelolaannya. Sebagai petani singkong dan penghasil bibitnya, saya terlibat dalam pendampingan petani secara langsung. Mulai dari olah lahan, penanaman, perawatan, hingga pasca panen. 


Satu hal yang pasti, terjun dalam pertanian butuh kemauan belajar. Siapapun bisa jadi sumber pengetahuan bertani. Jika saling belajar dan bertukar pengetahuan, kita bisa terus memperbaiki teknik pertanian. 


Bagi yang ingin belajar bersama dan bertukar informasi soal singkong, silakan add facebook https://www.facebook.com/Giieell.Giieell?fref=ts


Ayo terus semangat pemuda-pemudi penerus bangsa Indonesia! Kalau bukan kita siapa lagi, bersama kita pasti bisa.


Salam Dari Kami Tim Petani Langit Jombang-Jatim

Posted By in AgriProFocus Indonesia
Posted 23 October 2016 at 03:15

Kunjungan Petani Muda Lampung

Tak semua anak muda enggan bertani. Masih ada anak muda mau belajar bertani dengan semangat. Seperti rekan-rekan muda asal Lampung ini. Mereka datang jauh-jauh ke Kelompok Petani Langit di Jombang, Jawa Timur khusus untuk belajar singkong.


Tak hanya membeli bibit singkong, mereka juga belajar teknis penanaman dan perawatannya agar panen maksimal. Mereka masih percaya dan membuktikan jika sektor pertanian adalah sektor yang menjanjikan dan bisa menghidupi.


Saatnya anak muda kembali bertani. Jika berminat menanam singkong, jangan ragu kontak saya untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan informasi. Add facebook saya https://www.facebook.com/Giieell.Giieell?fref=ts  


Salam Dari Kami Tim Petani Langit Jombang-Jatim

---

Young Farmers from Lampung Visited Cassava Group in East Java

Not all of the young people not interested become a farmer. There are  some young people who are eager to learn how to farm in order to be a good farmer. One of them are young fa

... Read more

Posted By in AgriProFocus Indonesia
Posted 23 October 2016 at 03:03

Kerja Ikhlas untuk Pertanian

Sobat muda lakukan segala sesuatu apapun yang kita kerjakan itu dengan tulus dan ihklas terutama di sektor pertanian, Jangan pernah merasakan untung ataupun rugi biarkan semuanya mengalir. 


Tak terasa semakin banyak pesanan bibit singkong. Ini pengiriman bibit singkong untuk petani-petani di Medan dan sekitarnya. Semoga semakin bermanfaat dan semakin banyak lagi kesadaran masyarakat terutama generasi muda penerus bangsa indonesia untuk terjun di dunia pertanian dan memanfaatkan lahan-lahan tidur di sekitar kita.


Butuh informasi tentang singkong? Kontak saya atau add facebook saya https://www.facebook.com/Giieell.Giieell?fref=ts    

Salam Dari Kami Tim Petani Langit Jombang-Jatim


Posted By in AgriProFocus Indonesia
Posted 23 October 2016 at 12:00

PANEN TOMAT

BANGGA JADI PETANI

Yang Muda Yang Bertani

---

Harvesting Tommatos

I am proud to be a farmer!

Posted By in AgriProFocus Indonesia
Posted 23 October 2016 at 11:46

Sentra Hortikultura Sulawesi

Kecamatan Tambolo Pao, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan merupakan salah satu sentra hortikultura di Sulawesi. Banyak tanaman yang dihasilkan misalnya wortel, tomat, daun bawang, dan sayuran lain. 

Di siang hari, kami para petani makan siang bersama di ladang. Jika kamu butuh informasi lebih lanjut tentang sentra hortukultura di Sulawesi Selatan, jangan ragu kontak kami: Gapoktan Butta Gowa. 

---

Horticulture Area in Sulawesi

Distric Tambolo Pao, Gowa, South Sulawesi is known as horticulture area. We produce carrots, tommato, leek, and other vegetables. 

During farming, we like to take a break and enjoy lunchtime  together. If you need information about horticulture in this area please do not hesitate to contact us: Farmer Group Butta Gowa.


Posted By in AgriProFocus Indonesia
Posted 23 October 2016 at 11:12

Menanam Singkong yang Benar Agar Menguntungkan

Dalam dunia pertanian bukan soal keuntungan ataupun kerugian semata. Tetapi tentang pribadi kita sendiri khususnya para Pemuda-pemudi penerus bangsa indonesia sudah seberapa bermanfaatkah kita untuk negara kita yang tercinta ini. Kita coba hitung dan pelajari sama-sama soal menanam singkong dengan baik dan benar dan juga hasil dari budidaya singkong.


Cara Menanam Singkong yang Baik & Benar

A. Persiapan Lahan

Pertama perhatikan tanah yang akan kita olah dan tanami apakah  tergenang air atau tidak. Singkong jika terendam air hingga seminggu akan mati jadi usahakan irigasinya sangat bagus atau tidak tergenang air. 

Lakukan pembajakan di lahan yang akan kita tanami. Lalu buat pengulutan/bedengan tanah dengan lebar kurang lebih  60-80 cm.  Setelah selesai, sebarkan pupuk kandang seperti kotoran ayam, kambing, sapi atau kompos dari sisa tanaman. Usahakan  jangan memakai pupuk kimia.

Mengapa saya bi

... Read more

Posted By in AgriProFocus Indonesia
Posted 12 October 2016 at 02:32

Budidaya Pucuk Labu Siam Mampu Kuliahkan Anak

Salah Satu Petani Gowa menekuni budidaya Labu Siam dengan menjual pucuk labu tersebut hingga akhirnya mampu menjadikan anaknya meraih gelar Sarjana. Inilah Indonesia dengan berbagai ragam potensi salah satunya pada sector pertanian, tongkat kayu saja dapat tumbuh dengan baik dan maksimal.

Labu Siam dan pucuk Labu siam selain di konsumsi sendiri juga dapat mendatangkan nilai ekonomi tinggi, satu ikat pucuk Labu siam dapat di hargai Rp. 10.000.

Labu siam dapat di tanam di pekarangan rumah, di kebun dll, karena labu siam juga dapat menjadi pasar dekat buat rakyat petani, yakni dapat memenuhi kebutuhan dapur karena di udidayakan pada lokasi pekarangan rumah.

Salah satu petani Gowa telah mampu membawa anaknya menjadi seorang sarjana dengan biaya dari hasil penjualan pucuk labu siam. Artinya anak petani memang harus bangga menjadi bahagian dari generasi petani, sehingga menjadi tanggung jawab untuk kembali bertani dan mengembangkan pertanian.

Yan

... Read more

Ence Suhana mantap kang

10 months 1 week ago

Jamaluddin Dg Abu Terima Kasih.... Salam Dari Kami Petani Gowa

10 months 1 week ago

Ence Suhana Salam pertanian juga dari subang jawabarat kang jamaludin

10 months 1 week ago

Fatkhiyah Rohmah mantap kang, agar efisien, minimal luas lahan berapa ya? Salam petani dari Magelang

10 months 1 week ago

Posted By in AgriProFocus Indonesia
Posted 11 October 2016 at 03:04

PEREMPUAN PUN BISA BERKARYA DALAM PERTANIAN

Siapa bilang pemudi Indonesia hanya ingin kerja di kantoran? Hehehehe, but not for me, perempuan juga pasti bisa berkarya dalam pertanian.

Dahulu, setelah lulus dari IPB dengan notabene jurusannya yg pertanian banget, yaitu agronomi dan hortikultura, pastinya ingin bekerja sesuai dengan background jurusan, tapi apa daya tuntutan hidup yang tinggi untuk bertahan hidup, yah apapun kerjaannya dicoba ajah. Tapi alhamdulillah setelah lulus, dapat kerja dari dosen untuk mengelola ADC sarongge, Cianjur dalam mencari pasar retail dan petani mitra. Namun, akhirnya banting setir juga, hehehe. Mungkin perempuan biasanya lebih takut untuk mengambil resiko ini. 

Alhamdulillah punya teman yang punya kebun luas di Cipanas dan ingin mencoba berbisnis. So, kita kerjasama deh. Awalnya dapat kuota menanam baby buncis Kenya 100kg/hari. Lama-kelamaan, kita pun ingin mengembangkan diri dengan tujuan untuk menjembatani petani mendapatkan pasar potensialnnya, yaitu pasa

... Read more

Riah Badriah Yups, saat ini msh ekspansi pasar lg. Untuk produknya konvensional biasa mbak, tetapi produknya tidak mengandung bahan yg berbahaya karena petani kami sendiri sudah mengenal prima 3. Kami memberdayakan 10 orang petani. Banyak petani yg ingin bergabung dg kami, tetapi pasar kami pun blum cukup menampung produknya. Untuk itu, ekspansi pasar msh kami lakukan sampai saat ini. Memilih pasar pun hrus memiliki kriteria yg memang ingin membantu petani kita..

10 months 1 week ago

AgriProFocus Indonesia Menarik, membantu petani seperti apa yang dimaksud kak? Bisa dibilang usaha ini punya misi sosial juga ya. Bisa cek ini juga http://agriprofocus.com/post/57fdbaa9a93f256dc159cdb9

10 months 1 week ago

Riah Badriah Yah bisa dibilang seperti itu. Kalo kita sukses, petani pun ikut sukses. Biar sama2 sukses. 💪

10 months 1 week ago

Ence Suhana mantap teh

10 months 1 week ago

andy hendraswanto salam dan semangat petani modern dari wongcilik.com

10 months 1 week ago