petani-muda

Posted By in AgriProFocus Indonesia
Posted 11 August 2017 at 09:44

Baca versi bahasa di bawah

Master educated young women back to village to start organic farming

Apni Olivia Naibaho, 34 years old, quit job in capital city to start organic farming. She founded Siantar Sehat in 2013 and now work with 6 other female farmer to produce organic vegetables and processed vegetables into healthy snack. Two Months a go, Siantar Sehat has launched its apps to make consumer easy to buy the healthy organic vegetables.

Apni Olivia Naibaho, a young female farmer from Pematang Siantar, North Sumatera is one of our Young Agripreneurz Ambassador 2016 finalist and been honored as most dedicated participant. Before become a farmer, she is graduate from master program in one of university in Jakarta and used to work in capital city for years. During that time, whenever she come home to Pematang Siantar, she looks at the way of farming that all the farmers in her region done : using pesticide and chemical fertilizer massively. This way of farming affects the products qual

... Read more

arafat nengkoda nengkoda senang rasanya mendengar berita ini...semoga kedepannya semakin baik...yang disayangkan, jarang ada yang komentar ya, karena dengan ada nya komentar yang bersifat membangun, maka tercipta jaringan yang kondusif, wawasan waewasan baru, saling bertukar inovasi ataupun informasi yang berujung meningkatkan taraf kesejahteraan, di indonesia sudah mulai digalakan atau ada program bertani bagi anak-anak usia dini agar mereka mmengerti dengan apa yang mereka makan, tetapi sangat disayangkan program tersebut umumnya di sekolah yang elit saja.

1 week 10 hours ago

Maula Paramitha Wulandaru Betul Mas, belum banyak yang berkomentar, perlu distimulasi terus. Untuk edukai anak usia sekolah namun tidak terintegrasi dengan sekolah, salah satunya sudah diinisiasi oleh Daeng Jamaluddin Dg Abu

5 days 9 hours ago

apr
25

Diskusi Publik Regenerasi Petani 2017

Event posted by in AgriProFocus Indonesia
  25 April 2017, 09:00-12:30
  Bakoel Koffie, JL. Cikini Raya No. 25 Menteng, Jakarta Pusat

Pertanian Indonesia menghadapi persoalan serius, tak hanya terkait problem daya dukung lingkungan yang semakin menurun, lahan yang terus menyusut, pasar yang tak seimbang namun juga degradasi petani. Setiap tahun jumlah petani terus menurun. Sementara generasi muda sedikit sekali yang terjun didunia ini. Data BPS menunjukkan hanya 12 persen dari total petani yang ada saat ini yang berusia dibawah 35 tahun. Sisanya merupakan petani tua. Hal ini dapat berpengaruh terhadap pembangunan perdesaan dimana pangan diproduksi serta ketersediaan pangan di masa yang akan datang.

Sehubungan dengan itu, Koalisi Rakyat untuk Kedaulatan Pangan (KRKP) bersama Oxfam di Indonesia dan KAIL yang tergabung dalam kelompok kerja Youth and Farming di jaringan Agriprofocus Indonesia menginisiasi kampanye regenerasi petani sebagai bentuk rekomendasi dari hasil kajian regenerasi petani bersama Kajian Strategis dan Kebijakan Pertanian (KSKP) IPB sebelumnya. Kampanye yang dimaksud adalah Pemilihan Duta Petani Petani Muda

... Read more



Posted By in AgriProFocus Indonesia
Posted 27 March 2017 at 11:34

Belajar Wagyu di Jepang

Saya Muhammad Tanfidzul Khoiri, biasa dipanggil khoiri. Saya berusia 23 tahun dan berasal dari Kota Madiun, Jawa Timur. Saya juga merupakan finalis dari Duta Petani Muda Indonesia tahun 2014 yang diadakan oleh AgriProFocus.


Pada kesempatan kali ini saya akan berbagi pengalaman seputar proses magang yang saya lakukan di Jepang selama 10 bulan, dari 13 April 2016 - 23 Februari 2017. Program magang ini adalah program dari kementerian pertanian Indonesia bekerjasama dengan pemerintah Jepang yang sudah berlangsung selama lebih dari 33 tahun yang lalu. Program magang pertanian di Jepang dilaksanakan dengan tujuan agar petani muda Indonesia mempelajari teknik pertanian Jepang yang maju, manajemen pertanian, distribusi atau pemasaran dan pemrosesan hasil pertanian, serta peran dan arti kelompok petani. Selain itu program ini juga bertujuan untuk mendidik petani muda Indonesia agar berwawasan luas, dan setelah pulang dapat menjadi petani pemimpin untuk aktif menggera

... Read more

arafat nengkoda nengkoda boleh dong mas khoiri saya ikut program tersebut, bagaimana caranya..atau sapa tau ada kerja sama, karena saya ingin menambah wawasan serta mengembangkan inovasi kami , terima kasih sebelumnya bisa kirim via email salsaherbs@yahoo.co.id

4 months 3 weeks ago

Latifahtun Nisa menarik sekali, terimakasih atas sharing ya mas khoiri :)
negara jepang memang patut dicontoh untuk kita petani indonesia, bagaimana mereka selalu fokus dan terus belajar untuk meningkatkan mutu dan kualitas produk mereka. semoga kita para petani indonesia juga memiliki etos kerja seperti itu. mas khoiri di tunggu sharing2 peternakan mas khoiri juga :)

3 weeks 5 days ago

AgriProFocus Indonesia Hi Mas Arafat, saya sudah teruskan email Mas Khoiri tentang program ke Jepang ini ya. Semoga bermanfaat. Salam.

4 days 6 hours ago

Posted By in AgriProFocus Indonesia
Posted 25 February 2017 at 12:38

Tim Fasilitator Wangsakerta mengisi satu sesi pada acara Ciremai Camp yang diselenggarakan oleh Peace Corp di Setu Patok, Cirebon.  Kami berbagi pengetahuan dan pengalaman dengan tema "Lingkungan Hidup yang sehat, Ketahanan Pangan dan Peran Petani Muda Indonesia".  Acara ini diikuti oleh lima puluh siswa dari berbagai sekolah menengah atas (SMA, SMK dan MAN) dari Cirebon, Majalengka dan Indramayu.

Posted By in AgriProFocus Indonesia
Posted 31 January 2017 at 01:32

Thanks AgriProFokus

Terima Kasih AgriProFokus Indonesia atas Cinderamata Buku Agendanya,. AgriProFokus telah Sampai di Desa Kanreapia Kecamatan Tombolo Pao Kabupaten Gowa, Desa yang dingin berkabut dan mempunyai potensi pada sector pertanian.

AgriProFokus sangat membantu Kami Untuk Berjejaring, berbagi informasi, dan mempromosikan produk pertanian. Berbicara Desa Kanreapia, sector pertanian menjadi andalan dan mayoritas penduduknya adalah petani, pemasaran hasil pertanian saat ini dapat dipasarkan dipasar tradisional, seperti di Kabupaten Gowa, Makassar dan jika musim kemarau mampu tembus ke Kalimantan.

Harapan kami kedepan semoga melalui AgriProFokus hasil pertanian dapat dipasarkan lebih global, dengan terhubung ke berbagai Negara yang akhirnya petani semakin sejahtera dan petani tidak dirugikan oleh permainan pasar.

Ayo Ke Gowa

Gowa Penuh Potensi.

Maula Paramitha Wulandaru Wah, akhirnya sampai juga, terima kasih Daeng Jamal sudah posting. Ayo kenalkan produk pertanian Gowa di platform ini. Foto produknya, kualitasnya dan jumlahnya dll. Salam.

6 months 2 weeks ago

Posted By in AgriProFocus Indonesia
Posted 11 January 2017 at 08:13

Snapshot:

Building Optimism Towards Sustainable Agriculture Through Youth Agripreneurs Ambassadors 2016

Young farmers only make up 12 percent of the total farmers in Indonesia. As informed by Ministry of Agriculture, food production has been dependent on farmers population, which in fact, is getting smaller each year. Data from the Indonesia Central Bureau of Statistics 2013 shows only 12 percents farmers is under 35 years old. This percentage is very low when considering their role for preparing and providing Indonesia on sustainable food, in 20 years ahead. In order to strengthen farmers regeneration issue, apart from study and meeting with agriculture experts, youth and farming working group which includes CSO and private sectors under the umbrella of network which is called AgriProFocus Indonesia, we decided to organise campaign activity, entitled Youth Agripreneurs Ambassadors 2016, which is second time after 2014. This collective initiative is very important to enhance farmers re

... Read more

Maula Paramitha Wulandaru Thanks Mbak Andy for sharing this to all of us. It has been our pleasure to work with Oxfam in Indonesia through Innovation Community Youth and Farming. Let's keep the good work!

7 months 1 week ago

Posted By in AgriProFocus Indonesia
Posted 10 January 2017 at 09:58

Perhatikan. Air, udara, tanah, cacing tanah, ikan, tomat, cabai, sente dan rumput liar dan lain-lain adalah entitas yang berbeda. Tapi mereka bisa hidup bersama. Saling sapa dan bersimbiosa. Mereka yang berbeda bukan lah sesuatu yang lain. Tak ada yang di negasi. Tak ada yang disia-sia. Mari kita bertani secara rajin. Jangan malas berkreasi. Rumput liar bukanlah entitas yang harus di buang. Dia jadi penopang mikroba dan penyubur tanah. Memang, bagi penggila tani yg hafal ajaran kimiawi akan mengatakan rumput liar itu haram hidup karena akan menggerogoti nutrisi cabai. Ini yang kita sebut dengan sesat pikir cara bertani kita selama ini.

Saya, Agung Suseno Seto. Asal Kebumen-Sempor, Jawa Tengah, Pak Tani muda yang tak lelah untuk belajar dan terus mencari, adalah salah satu petani yang belum sejahtera dan kaya. Bertani seadanya sesuai kemampuan finansial dan modal usaha yang dipunya. Tapi saya yakin, adik-adik saya yang dibangku kuliah kini dan senior-senior yang tengah berjibaku dengan lad

... Read more

Maula Paramitha Wulandaru Hai Mas Agung, terima kasih sudah berbagi di sini. Bisa berbagi lebih jauh apa yang dimaksud teknik tanpa nama itu? Seperti apa praktiknya? Apa keunggulannya dibanding teknik lain yang Mas Sebutkan di atas? Dan dukungan apa yang dicari di jaringan ini? (misalnya publikasi, koneksi, atau apa?

7 months 1 week ago

agung suseno seto agung trm ksh mbak sudah respon.maaf bila kesannya terlalau obsesif.maklum, darah muda.
mengapa harus "Tanpa Nama"? karena saya memandang belum ada pola serupa disekitar saya.bahkan seantero dunia.
secara prinsip, ya,ada persamaannya.yakni terpadu.
tpi dalam teknis, "Tanpa Nama" itu unek-unek ekspresif dan kreasi saya.
seperti apa teknisnya?produktifitas "tanpa batas". ada ikan, belut, cacing tanah, cacing sutra,tanaman,pupuk cair organik,dan lain-lain.
mereka hidup satu rumah.beda kamar.saling bersimbiosa.satu ekosistem.satu habitat.sebuah siklus ekosistem yg saling menopang satu sama lain.
tanaman dapat nutrisi.cacing sutra dapat substrat untuk pakannya.media cacing tanah hidup nyaman dan pakannya dari limbah ikan.
akar tanaman memecah konsentrasi racun pada feses ikan.batu menjerat limbah padat.kelembaban media cacing tanah yang stabil.
tanpa disiram.berbeda dengan hidoponik dan akuaponik, bila "mati lampu" dan bahkan fotosintesis berlebih, tanaman tetap merekah.
keunggulannya?rekayasa pola panen.panen musiman, panen tahunan, panen bulanan, panen mingguan, panen harian.ada produk primer, skunder,kuarter,tersier.
bila kesepadanan ekosistem terbentuk efektif, sangat mungkin semuanya menjadi produk primer.
motivasi dan dukungan?saya ingin di bimbing mbak.ingin dipandu.ingin ada yang ngajak saya ke sekolah-sekolah untuk mendirikan miniatur
budidaya ikan-pangan terpadu.ini bisa menjadi monumen berharga untk menjaga ruh re-generasi petani muda.
dan yg pasti lagi,motifasi saya; ada kanal-kanal pemberdayaan yg hadir di depan saya agar saya bisa mendayung sampan kesejahteraan saya dari hasil budidaya ikan-pangan terpadu.
prinsipnya: "dalam satu tarikan nafas menghasilkan produktifitas tanpa batas. sampai titik terakhir tetesan air mengalir."
prinsip ini saya ambil dari pesan alam. inilah rekayasa alami tanpa intervensi dan kontaminasi alam secara langsung.
kelebihan lainnya?tak mengenal musim.tanaman tanpa kimiawi.ini natural farming?bukan. ini akuaponik?bukan. ini hidroponik?bukan. ini pertanian terpadu?juga bukan.lalu apa namanya?inilah teknik "Tanpa Nama".trm ksh.trm ksh.

7 months 1 week ago

Maula Paramitha Wulandaru Mas Agung, terima kasih atas penjelasannya. Saya sepakat dengan teknik Mas Agung mengelola pertanian dengan prinsip siklus ekologi. Ini bisa jadi jalan keluar bagi tantangan kerusakan sumberdaya pertanian yang semakin parah di masa depan.

Terkait dukungan yang dicari, silakan saja mendetailkan kebutuhan panduan/bimbingan yang diperlukan seperti apa. nanti kita bantu sambungka ke narasumber yang tepat. Ini bisa dilakukan secara online di sini. Dan bila ada acara-acara offline di Jawa Tengah dan sekitarnya oleh anggota AgriProFocus, kami akan infokan ke Mas Agung.

7 months 1 week ago

agung suseno seto agung Salam.Mbak,trm ksh infonya.saya skrng di Aceh.Aceh Timur.Gampong Bukit Tiga.Kecamatan Birem Bayeun.saya diminta orang tua mengembangkan lahan.kebetulan ada sepetak lahan/pekarangan yang belum maksimal produktifitasnya.

7 months 1 day ago

AgriProFocus Indonesia Halo Mas Agung, sip. Silakan gunakan online platform ini untuk terus berbagi inovasi pertanian atau ingin mengangkat persoalan yang ingin didiskusikan bersama ya. Kami tunggu. Salam.

6 months 4 weeks ago

Posted By in AgriProFocus Indonesia
Posted 23 December 2016 at 08:23

Apresiasi untuk Anggota Jaringan AgriProFocus

Terima kasih pada seluruh anggota jaringan AgriProFocus Indonesia yang telah memanfaatkan platform ini untuk berjejaring, berbagi informasi, dan mempromosikan produknya sepanjang tahun 2016 ini. Kami sangat mengapresiasi keaktifan anda semua dalam menggerakkan jaringan ini bersama-sama.

Untuk memulai tahun yang baru seminggu lagi, kami memberi cinderamata berupa Buku Agenda bagi tiga anggota yang paling aktif menggunakan online platform tahun ini yaitu:

1. Jamaludin Dg Abu, petani muda penggerak Gapoktan Butta Gowa dari Sulawesi Selatan

2. Hajar Ahmar, petani singkong gajah berusia muda dari Jawa Timur

3. Ence Suhana, petani muda dari Jawa Barat


Mari terus berjejaring, saling terhubung dan belajar, serta bersinergi untuk kemajuan pertanian Indonesia.

---

Appreciation for AgriProFocus Network’s Member

Thank you to all members of AgriProFocus Indonesia network who have been using this platform for networking, shar

... Read more

AgriProFocus Indonesia Selamat bagi Daeng Jamal, Kang Ence, dan Cak Hajar Ahmar. Buku akan dikirm ke alamat masing-masing ya!

8 months 3 hours ago

Anne Marie Kortleve Congrats to the members of the year! Hope to see even more enthusiastic updates in 2017!

8 months 2 hours ago

Jamaluddin Dg Abu Terima Kasih AgroProFocus Indonesia, semoga Pertanian di 2017 semakin Jaya, hebat dan Semakin di Minati Khususnya Kaum Muda...

7 months 4 weeks ago

Ence Suhana Hatur nuhun kanggo agriprofocus... Virus petani muda harus tetap tersebarrr

7 months 4 weeks ago

Toto suryawan Sayang saya baru mulai

6 months 3 weeks ago

Rangkaian Roadshow Duta Petani Muda: Bogor, Bandung, Yogyakarta, dan Kupang

Jauh hari sebelum penutupan pendaftaran Duta Petani Muda, panitia melakukan roadshow ke jaringan kampus di Bogor, Yogyakarta, dan Bandung, serta lembaga pemerintah di Kupang, Nusa Tenggara Timur. Roadshow Duta Petani Muda mengajak orang muda dan pemangku kebijakan memikirkan persoalan regenerasi petani yang mandek. Padahal, regenerasi petani berpengaruh pada kedaulatan pangan dan alternatif pekerjaan bagi orang muda di masa depan.

Di Bogor, roadshow bekerja sama dengan BEM Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor tanggal 2 September 2016. Roadshow diawali dengan talkshow “Regenerasi Petani dan Realisasi Upsus Pajale” bersama Dr. Ahmad Junaedi, Dosen Agronomi dan Hortikultura IPB dan Said Abdullah selaku Koordinator KRKP. Ahmad Junaedi menekankan pentingnya memadukan produksi, teknologi, sumber daya lahan dan manusia. Teknologi harus kontekstual melihat kondisi petani yang berlahan sempit dan minim mo

... Read more

Posted By in AgriProFocus Indonesia
Posted 23 October 2016 at 03:30

Saatnya Anak Muda Kerja Nyata

Bicara pertanian, pasti tak lepas dari teknis pengelolaannya. Sebagai petani singkong dan penghasil bibitnya, saya terlibat dalam pendampingan petani secara langsung. Mulai dari olah lahan, penanaman, perawatan, hingga pasca panen. 


Satu hal yang pasti, terjun dalam pertanian butuh kemauan belajar. Siapapun bisa jadi sumber pengetahuan bertani. Jika saling belajar dan bertukar pengetahuan, kita bisa terus memperbaiki teknik pertanian. 


Bagi yang ingin belajar bersama dan bertukar informasi soal singkong, silakan add facebook https://www.facebook.com/Giieell.Giieell?fref=ts


Ayo terus semangat pemuda-pemudi penerus bangsa Indonesia! Kalau bukan kita siapa lagi, bersama kita pasti bisa.


Salam Dari Kami Tim Petani Langit Jombang-Jatim

Posted By in AgriProFocus Indonesia
Posted 23 October 2016 at 03:15

Kunjungan Petani Muda Lampung

Tak semua anak muda enggan bertani. Masih ada anak muda mau belajar bertani dengan semangat. Seperti rekan-rekan muda asal Lampung ini. Mereka datang jauh-jauh ke Kelompok Petani Langit di Jombang, Jawa Timur khusus untuk belajar singkong.


Tak hanya membeli bibit singkong, mereka juga belajar teknis penanaman dan perawatannya agar panen maksimal. Mereka masih percaya dan membuktikan jika sektor pertanian adalah sektor yang menjanjikan dan bisa menghidupi.


Saatnya anak muda kembali bertani. Jika berminat menanam singkong, jangan ragu kontak saya untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan informasi. Add facebook saya https://www.facebook.com/Giieell.Giieell?fref=ts  


Salam Dari Kami Tim Petani Langit Jombang-Jatim

---

Young Farmers from Lampung Visited Cassava Group in East Java

Not all of the young people not interested become a farmer. There are  some young people who are eager to learn how to farm in order to be a good farmer. One of them are young fa

... Read more

Posted By in AgriProFocus Indonesia
Posted 23 October 2016 at 03:03

Kerja Ikhlas untuk Pertanian

Sobat muda lakukan segala sesuatu apapun yang kita kerjakan itu dengan tulus dan ihklas terutama di sektor pertanian, Jangan pernah merasakan untung ataupun rugi biarkan semuanya mengalir. 


Tak terasa semakin banyak pesanan bibit singkong. Ini pengiriman bibit singkong untuk petani-petani di Medan dan sekitarnya. Semoga semakin bermanfaat dan semakin banyak lagi kesadaran masyarakat terutama generasi muda penerus bangsa indonesia untuk terjun di dunia pertanian dan memanfaatkan lahan-lahan tidur di sekitar kita.


Butuh informasi tentang singkong? Kontak saya atau add facebook saya https://www.facebook.com/Giieell.Giieell?fref=ts    

Salam Dari Kami Tim Petani Langit Jombang-Jatim


Posted By in AgriProFocus Indonesia
Posted 23 October 2016 at 12:00

PANEN TOMAT

BANGGA JADI PETANI

Yang Muda Yang Bertani

---

Harvesting Tommatos

I am proud to be a farmer!

Posted By in AgriProFocus Indonesia
Posted 23 October 2016 at 11:46

Sentra Hortikultura Sulawesi

Kecamatan Tambolo Pao, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan merupakan salah satu sentra hortikultura di Sulawesi. Banyak tanaman yang dihasilkan misalnya wortel, tomat, daun bawang, dan sayuran lain. 

Di siang hari, kami para petani makan siang bersama di ladang. Jika kamu butuh informasi lebih lanjut tentang sentra hortukultura di Sulawesi Selatan, jangan ragu kontak kami: Gapoktan Butta Gowa. 

---

Horticulture Area in Sulawesi

Distric Tambolo Pao, Gowa, South Sulawesi is known as horticulture area. We produce carrots, tommato, leek, and other vegetables. 

During farming, we like to take a break and enjoy lunchtime  together. If you need information about horticulture in this area please do not hesitate to contact us: Farmer Group Butta Gowa.


Posted By in AgriProFocus Indonesia
Posted 23 October 2016 at 11:12

Menanam Singkong yang Benar Agar Menguntungkan

Dalam dunia pertanian bukan soal keuntungan ataupun kerugian semata. Tetapi tentang pribadi kita sendiri khususnya para Pemuda-pemudi penerus bangsa indonesia sudah seberapa bermanfaatkah kita untuk negara kita yang tercinta ini. Kita coba hitung dan pelajari sama-sama soal menanam singkong dengan baik dan benar dan juga hasil dari budidaya singkong.


Cara Menanam Singkong yang Baik & Benar

A. Persiapan Lahan

Pertama perhatikan tanah yang akan kita olah dan tanami apakah  tergenang air atau tidak. Singkong jika terendam air hingga seminggu akan mati jadi usahakan irigasinya sangat bagus atau tidak tergenang air. 

Lakukan pembajakan di lahan yang akan kita tanami. Lalu buat pengulutan/bedengan tanah dengan lebar kurang lebih  60-80 cm.  Setelah selesai, sebarkan pupuk kandang seperti kotoran ayam, kambing, sapi atau kompos dari sisa tanaman. Usahakan  jangan memakai pupuk kimia.

Mengapa saya bi

... Read more

Posted By in AgriProFocus Indonesia
Posted 22 October 2016 at 01:08

salam hangat selalu para petani muda...

saya akan postkan hari ini saya lagi buat pupuk organi cair (poc) dan sekarang di eksperimenkan ke padi hidroponik. sementara bahan nya hanya dari kotoran ternak jangkrik..dari ternak jangkrik ga ad yang terbuang percuma semua bisa di manfaat kan dan hasilnya sudah 14 hari sudah seperti di gambar...

so guys...kita sma sama cari inovasi baru untuk selalu memajukan dan mensejahterakan petani...

so mana inovasi kalian

vegi ramadhan Terinspirasi

10 months 23 hours ago

Maula Paramitha Wulandaru kereeen

9 months 4 weeks ago

Posted By in AgriProFocus Indonesia
Posted 12 October 2016 at 02:32

Budidaya Pucuk Labu Siam Mampu Kuliahkan Anak

Salah Satu Petani Gowa menekuni budidaya Labu Siam dengan menjual pucuk labu tersebut hingga akhirnya mampu menjadikan anaknya meraih gelar Sarjana. Inilah Indonesia dengan berbagai ragam potensi salah satunya pada sector pertanian, tongkat kayu saja dapat tumbuh dengan baik dan maksimal.

Labu Siam dan pucuk Labu siam selain di konsumsi sendiri juga dapat mendatangkan nilai ekonomi tinggi, satu ikat pucuk Labu siam dapat di hargai Rp. 10.000.

Labu siam dapat di tanam di pekarangan rumah, di kebun dll, karena labu siam juga dapat menjadi pasar dekat buat rakyat petani, yakni dapat memenuhi kebutuhan dapur karena di udidayakan pada lokasi pekarangan rumah.

Salah satu petani Gowa telah mampu membawa anaknya menjadi seorang sarjana dengan biaya dari hasil penjualan pucuk labu siam. Artinya anak petani memang harus bangga menjadi bahagian dari generasi petani, sehingga menjadi tanggung jawab untuk kembali bertani dan mengembangkan pertanian.

Yan

... Read more

Ence Suhana mantap kang

10 months 1 week ago

Jamaluddin Dg Abu Terima Kasih.... Salam Dari Kami Petani Gowa

10 months 1 week ago

Ence Suhana Salam pertanian juga dari subang jawabarat kang jamaludin

10 months 1 week ago

Fatkhiyah Rohmah mantap kang, agar efisien, minimal luas lahan berapa ya? Salam petani dari Magelang

10 months 1 week ago

Posted By in AgriProFocus Indonesia
Posted 11 October 2016 at 03:04

PEREMPUAN PUN BISA BERKARYA DALAM PERTANIAN

Siapa bilang pemudi Indonesia hanya ingin kerja di kantoran? Hehehehe, but not for me, perempuan juga pasti bisa berkarya dalam pertanian.

Dahulu, setelah lulus dari IPB dengan notabene jurusannya yg pertanian banget, yaitu agronomi dan hortikultura, pastinya ingin bekerja sesuai dengan background jurusan, tapi apa daya tuntutan hidup yang tinggi untuk bertahan hidup, yah apapun kerjaannya dicoba ajah. Tapi alhamdulillah setelah lulus, dapat kerja dari dosen untuk mengelola ADC sarongge, Cianjur dalam mencari pasar retail dan petani mitra. Namun, akhirnya banting setir juga, hehehe. Mungkin perempuan biasanya lebih takut untuk mengambil resiko ini. 

Alhamdulillah punya teman yang punya kebun luas di Cipanas dan ingin mencoba berbisnis. So, kita kerjasama deh. Awalnya dapat kuota menanam baby buncis Kenya 100kg/hari. Lama-kelamaan, kita pun ingin mengembangkan diri dengan tujuan untuk menjembatani petani mendapatkan pasar potensialnnya, yaitu pasa

... Read more

Riah Badriah Yups, saat ini msh ekspansi pasar lg. Untuk produknya konvensional biasa mbak, tetapi produknya tidak mengandung bahan yg berbahaya karena petani kami sendiri sudah mengenal prima 3. Kami memberdayakan 10 orang petani. Banyak petani yg ingin bergabung dg kami, tetapi pasar kami pun blum cukup menampung produknya. Untuk itu, ekspansi pasar msh kami lakukan sampai saat ini. Memilih pasar pun hrus memiliki kriteria yg memang ingin membantu petani kita..

10 months 1 week ago

AgriProFocus Indonesia Menarik, membantu petani seperti apa yang dimaksud kak? Bisa dibilang usaha ini punya misi sosial juga ya. Bisa cek ini juga http://agriprofocus.com/post/57fdbaa9a93f256dc159cdb9

10 months 1 week ago

Riah Badriah Yah bisa dibilang seperti itu. Kalo kita sukses, petani pun ikut sukses. Biar sama2 sukses. 💪

10 months 1 week ago

Ence Suhana mantap teh

10 months 1 week ago

andy hendraswanto salam dan semangat petani modern dari wongcilik.com

10 months 1 week ago

Posted By in AgriProFocus Indonesia
Posted 10 October 2016 at 11:41

SEMANGAT MENJAMURI BANJARMASIN

Menjadi percontohan di bidang budidaya jamur di Kalimantan. Menjadi referensi, tujuan, tempat belajar serba serbi tentang budidaya jamur tiram, adalah bukan sesuatu yang mudah untuk kami capai. Segala perjuangan telah kami upayakan dan usahakan.

Dari yang awalnya hanya menjual jamur segar, kini kami juga memiliki berbagai innovasi olahan jamur, dari ice cream jamur, jamur krispy, rendang jamur, empek-empek jamur, sate jamur, risoles jamur, bakso jamur, nugget jamur, kerupuk jamur, amplang jamur, surabi jamur, bingka jamur, sosis jamur, jelly jamur, abon jamur, dll.

Dari yang awalnya hanya memproduksi 5 kg jamur tiram/hari, kini kami telah memproduksi 40-60 kg jamur tiram/hari, jumlah tersebut pun masih belum memenuhi permintaan jamur tiram di Banjarmasin.

Maula Paramitha Wulandaru Hai Kak Ummi, mantap sekali dari 5 kg jadi 40-60 kg/ hari. Di platform ini Kak Ummi bisa juga lho promosi produk olahan jamur. Jika ada yang ingin belajar usaha jamur bisa ke lokasi Kakak nih ya?

10 months 1 week ago

Posted By in AgriProFocus Indonesia
Posted 10 October 2016 at 10:48

Budidaya Pucuk Labu Siam Mampu Kuliahkan Anak

Salah Satu Petani Gowa menekuni budidaya Labu Siam dengan menjual pucuk labu tersebut hingga akhirnya mampu menjadikan anaknya meraih gelar Sarjana. Inilah Indonesia dengan berbagai ragam potensi salah satunya pada sector pertanian, tongkat kayu saja dapat tumbuh dengan baik dan maksimal.

Labu Siam dan pucuk Labu siam selain di konsumsi sendiri juga dapat mendatangkan nilai ekonomi tinggi, satu ikat pucuk Labu siam dapat di hargai Rp. 10.000.

Labu siam dapat di tanam di pekarangan rumah, di kebun dll, karena labu siam juga dapat menjadi pasar dekat buat rakyat petani, yakni dapat memenuhi kebutuhan dapur karena di udidayakan pada lokasi pekarangan rumah.

Salah satu petani Gowa telah mampu membawa anaknya menjadi seorang sarjana dengan biaya dari hasil penjualan pucuk labu siam. Artinya anak petani memang harus bangga menjadi bahagian dari generasi petani, sehingga menjadi tanggung jawab untuk kembali bertani dan mengembangkan pertanian.

Yan

... Read more

AgriProFocus Indonesia Mantap, menurutmu apa modal terpenting menjadi petani agar berhasil?

10 months 1 week ago

Jamaluddin Dg Abu Modal Utama adalah rasa Bangga Menjadi Pemuda Tani.... Kalau Rasa bangga itu telah melekat.... tantangan apapun pasti bisa dihadapi...

10 months 1 week ago

Ence Suhana menurut saya faktor dari kemaun yang kuat itu juga menjadi faktor pendukung yang kuat

10 months 1 week ago

Jamaluddin Dg Abu Betul Sekali... Rasa Bangga dan kemauan akan menjadi kunci lahirnya petani muda...

10 months 1 week ago